Consolidation

“ Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Mohon Maaf lahir Bathin”.  

Written by: Reza , Jakarta 05 September 2011, 16.15 WIB

Ini adalah sekelumit tentang Konferensi ekonomi tahunan di Jackson Hole yang tidak mengusulkan langkah-langkah baru oleh Bank Sentral Amerika untuk meningkatkan perekonomian. Bernanke mengatakan bahwa untuk sementara suku bunga berada pada rekor terendah akan mendorong pertumbuhan dari waktu ke waktu, ekonomi yang lemah membutuhkan bantuan lebih lanjut dalam jangka pendek. Bernanke juga mengatakan sebagian besar kebijakan ekonomi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dalam jangka panjang berada di luar kekuasaan bank sentral. Kebijakan fiskal dan pengeluaran pemerintah serta kebijakan pajak dapat membantu memacu pertumbuhan ekonomi. Ia juga mengulangi peringatan bahwa pengetatan kebijakan fiskal yang terlalu cepat dapat membahayakan pemulihan ekonomi yang rapuh.

Dengan melihat berita diatas maka tidak salah apabila banyak analis mengatakan bahwa The Fed Tidak Akan Mengeluarkan QE 3 tetapi Jika tanda-tanda gagal terwujud, The Fed akan mempertimbangkan alat kebijakan tambahan pada pertemuan  22 September 2011 dini hari. Inilah yg membuat safe haven kembali di buru saat data NPF dan Tenaga Kerja tidak sesuai dengan ekspektasi pasar, karena sentiment terhadap pelemahan dollar diprediksi akan berlanjut mengingat buruknya data Amerika Serikat dan akan berdampak akan dikeluarkannya Kebijakan baru. Banyak orang bertanya “ Apa bentuk dari kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Fed?” Tidak ada satupun orang yang atau apa bentuk dan tentunya hanya petinggi petinggi The Fed saja yang mengetahuinya. Perlu di mengerti bahwa setiap Statement yang dikeluarkan oleh Bank Sentral sedapat mungkin berwarna abu abu, jarang secara tegas Hitam atau Putih kecuali memang sudah ditetapkan sebagai kebijakan. Pada dasarnya market bereaksi sebelum kebijakan di keluarkan sehingga sering terjadi bahwa saat kebijakan ditetapkan maka Market berbalik arah, dan sering analis mengatakan bahwa pasar sudah memasuki tahap distribusi atau konsolidasi.

Dalam fase konsolidasi sering dikatakan sebagai Fase Sideways or Trendless (tidak memiliki trend). Sampai tanggal 22 September 2011 maka diprediksikan harga akan bolak balik, mengikuti arah teknikal yang ada. Karena pelaku pasar tentunya tidak akan terlalu berspekulasi terhadap kebijakan The fed yang akan dikeluarkan pada tanggal tersebut.

Daratan eropa yang telah di prediksi oleh Alan Greenspan akan bermasalah , terlihat saat ini melanjutkan penurunan yang signifikan. Selain krisis hutang yang berujung dengan downgrade nya negara negara uni eropa, kekalahan pemilu untuk partai Kanselir Jerman Angela Merkel di negara bagiannya menambahkan kecemasan oposisi bahwa bailout dapat terjadi untuk negara-negara Eropa yang terbebani hutang.  EURUSD 1.4029 merupakan support awal untuk memulai koreksi kembali keatas.

Jepang dan Swiss adalah 2 negara yang kalang kabut karena mata uangnya menguat dan melumpuhkan sector industry mereka. Penguatan nya dikarenakan pasar menilai bahwa negara negara tersebut mempunyai mata uang yang sangat aman. Pergantian Perdana Menteri Jepang  dari Naoto Kan (yang mengundurkan diri ) kepada Yoshihiko Noda memang dapat diartikan bahwa kebijakan petinggi jepang yang baru tidak akan berbeda dengan pendahulunya mengingat Noda adalah Menteri Keuangan saat PM Naoto Kan. Presepsi bahwa Kegagalan pemerintah yang lama dalam mengendalikan hutang, membuat Moody’s menurunkan peringkat Jepang pada bulan lalu. Pembenahan anggaran, kenaikan pajak dan intervensi dengan menjual Yen dipasar merupakan pekerjaan yang berada di pundak PM Noda. Secara teknikal : 85.51 – 75.96 merupakan range tahunan USDJPY yang baru berkisar 1.000 pips, dimana pergerakan besarnya seperti layaknya pair yang lain masih menghatui pelaku pasar. Areal Buy tentunya sudah dapat direalisasi di pair ini dengan resiko, break lowest akan menuju ke 75.50.

Bank Sentral Swis mungkin harus menyiapkan “senjata nuklir” nya dengan membeli euro karena Franc menuju kenaikan mingguan terbesar. Sementara ini Bank Sentral Swis telah menghindari pembelian mata uang asing dalam upaya  untuk tetap menutup franc, tidak punya cara alternative lagi selain ikut campur dalam menindaklanjuti ancaman. Bank Sentral Swis berada di bawah tekanan dari eksekutif dan anggota parlemen untuk melemahkan franc demi menjaga perusahaan dari pemotongan pekerjaan dan memindahkan lokasi produksi. Kenaikan 16 % franc terhadap euro selama tahun lalu mengurangi ekspor dan meningkatkan risiko resesi ekonomi. Secara teknikal memang adalah suatu kewajaran jika kenaikan USDCHF sejak 9 agustus 2011 yang hampir mencapai 1.200 pips terkoreksi di level 38,2% – 50%. Level 0.7650 merupakan level buy untuk currency ini sebelum FOMC tanggal 22 september 2011. Resiko tentunya dilevel 0.7600.

Pada saat konsolidasi seperti ini maka analisa fundamental harus lebih global dan jangan terlalu rinci atau mendetail, karena berita / data saat konsolidasi terkadang hanya mengelabui pergerakan besar Market yang akan terjadi nantinya dan ini pun berlaku untuk Pasar Indeks Saham Dunia.

Pasar Gold merupakan pasar yang sangat diuntungkan dengan kondisi tidak menentu seperti saat ini. Hit and run dalam profit or loss merupakan tindakan terbaik saat ini.

To contact the editor responsible for this story:  Reza  at PT. ABC Future Indonesia   rezafile@ymail.com

About Reza File

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia email : rz_aswin@yahoo.com

Check Also

HAWKISH or DOVISH

Reza Aswin –  Jakarta, 3 Mei 2017   HAWKISH or DOVISH Dini hari nanti Pukul …

WhatsApp chat