Saturday , 21 September 2019

December …..

Suasana Natal dan Tahun Baru telah terasa diseluruh penjuru dunia, tetapi apa yang akan terjadi di market pada penghujung tahun 2011 ?

Rasio utang yang melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) telah memicu kolapsnya ekonomi, melonjaknya pengangguran serta jatuhnya kepercayaan investor.

Irlandia, Yunani, Spanyol, Portugal dan Italia menjadi mata badai krisis di benua biru. Kelima negara ini harus jatuh bangun gali lubang tutup lubang demi menekan utang-utangnya. Irlandia memiliki utang kurang dari € 20 miliar. Utang Yunani dan Portugal tercatat dikisaran € 20 miliar-€ 40 miliar. Sementara Italia dan Spanyol mencatat utang paling besar diatas € 40 miliar.

Krisis utang yang menumpuk ini tentu berdampak signifikan pada bank-bank yang meminjamkan utang. Berikut 10 bank yang menjadi pemberi pinjaman terbesar bagi kelima negara bermasalah Eropa:

1.Deutsche Bank (Jerman)

Bank internasional yang bermarkas di Frankfurt ini telah menggelontorkan uang hingga € 2,8 miliar

2.Landesbank Baden-Wurttemberg (Jerman)

Bank hasil merger antara SudwestLB, Landesgirokasse dan L-Bank ini meminjamkan hingga € 1,3 miliar

3.UniCredit (Italia)

Bank asal negri Pizza yang beroperasi di 22 negara ini mengeluarkan uang sebanyak € 1,2 miliyar

4.Norddeutsche Landesbank (Jerman)

Bank yang sudah berdiri sejak tahun 1765 ini meminjamkan € 0,6 miliyar

5.Banca Monte Dei Paschi (Italia)

Salah satu bank tertua yang didirikan tahun 1472 ini turut memberi pinjaman sebesar € 0,6 miliyar

6.Credit Agricole (Perancis)

Bank Perancis yang baru berdiri pada 2004 ini ikut memberi pinjaman sebesar € 0,6 miliyar

7.DZ Bank (Jerman)

Bank dengan nama panjang Deustche Zentralgenossenschaftbank ini ikut memberi pinjaman sebesar € 0,6 miliyar

8.Societe Generale (Perancis)

Bank terbesar Perancis yang didirikan pada 4 Mei 1864 ini memberikan pinjaman sebesar € 0,4 miliyar

9.BNP Paribas (Perancis)

Bank yang bermarkas di Paris ini meminjamkan hingga € 0,4 miliyar

10.Osterreichische Volksbank (Austria)

Ini merupakan satu-satunya bank asal Asutria yang turut memberikan pinjaman hingga € 0,3 miliyar

beberapa point yang dapat digaris bawahi antara lain:

  1. KTT Uni Eropa tidak berhasil mendapatkan komitmen dari seluruh 27 anggota dalam penyatuan aturan fiskal negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa
  2. 17 negara pengguna euro dan 6 negara Uni Eropa menyetujui penyatuan aturan disiplin fiskal sementara yang lain akan meminta persetujuan parlemen masing-masing terlebih dahulu. Inggris dengan tegas menolak integrasi kebijakan fiskal.
  3. Negara pemakai euro menyetujuinya dan Uni Eropa juga sepakat untuk mnyediakan dana cadangan sebesar 200 milyar euro untuk IMF untuk membantu negara-negara yang bermasalah. Dana sebesar 150 milyar euro disiapkan oleh ECB sementara sisanya oleh negara-negara non euro anggota Uni Eropa.
  4. Uni Eropa juga mempercepat pembentukan lembaga bailout permanen – European Stability Mechanism (ESM) setahun di muka pada Bulan Juli 2012. KTT ini juga membatalkan keterlibatan pihak swasta karena akan berakibat buruk pada pasar surat hutang.
  5. Pelaku ekspor China mulai was-was. Pertumbuhan industri perlahan melemah sepanjang kuartal III di tengah situasi multi-krisis

About Reza File

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia email : rz_aswin@yahoo.com

Check Also

HAWKISH or DOVISH

Reza Aswin –  Jakarta, 3 Mei 2017   HAWKISH or DOVISH Dini hari nanti Pukul …

WhatsApp chat