Sukses Forex Dengan Pelatihan dan Konsep yang Tepat

Jakarta, indonews.id – Reza Aswin, seorang lulusan Kimia Unpad justru menggeluti bahkan menjadi pelatiih bidang forex saat ini. Pernah mengalami kerugian belasan milyar tidak membuatnya kapok pada forex. Berkat tekad yang pantang menyerah, kini Reza Aswin sudah menjadi ahli dan juga ingin mencetak ahli forex lainnya.

Forex menjanjikan keuntungan konstan setiap bulannya minimal 5%, oleh karenanya Reza Aswin membuat pelatihan untuk generasi muda yang memiliki kondisi ekonomi kurang mampu. Kondisi yang ditemui yakni banyak orang tua ingin anaknya sekolah namun anaknya lebih memilih bermain game ketimbang sekolah/kuliah akhirnya sekolah tidak selesai. Pelatihan yang dibangun Reza Aswin ingin memperkenalkan bisnis keuangan seperti layaknya mereka bermain game.

Salah satu hasil pelatihan terbukti dengan beberapa alumni pelatihan Reza Aswin mendapatkan penghasilan Rp 50 juta/bulan. Pendapatan tersebut didapatkan setelah 4 bulan mengikuti pelatihan dan menggeluti bidang Forex. Anak-anak muda sekitar usia 18 tahun hingga 20 tahun alumni pelatihan Reza Aswin tersebut sangat berterima kasih atas ilmu dan pelatihan yang didapatkan. Ketika mereka berterima kasih dan menceritakan kondisi mereka yang saat ini sudah membahagiakan orang tua mereka, hal tersebut berharga bagi Reza Aswin.

Reza berharap bahwa ke depannya banyak orang yang menggeluti bidang Forex dengan cara yang benar. Kesalahan banyak orang ketika mengawali bisnis Forex dengan investasi dana terlebih dahulu. Idealnya, seseorang investasi waktu untuk belajar memahami Forex berikut risiko terlebih dahulu. Kejadian yang kerap terjadi yakni konsultan atau marketing memberikan janji kepada pemilik modal untuk segera menggunakan dananya. Bahkan di Wallstreet sekalipun lebih banyak bujuk rayu marketing ketimbang bisnis itu sendiri. Reza Aswin berharap investor menyimpan dana terlebih dahulu dan belajar memahami Forex sebelum terjun praktik.

Reza Aswin percaya bahwa Forex adalah bisnis yang sempurna dan diprediksi akan tetap kuat ke depannya. Forex tidak membutuhkan modal yang besar untuk memulai. Ketika bisnis riil terancam atau turun, bisnis pasar modal dan Forex justru naik. Kemungkinan migrasi investor dari bisnis riil terjadi cukup tinggi.

Walau demikian, sangat disayangkan banyak penipuan berkedok Forex. Membedakan antara konsultan yang kredibel dan penipu cukup mudah yakni melakukan pengecekan legalitas dan track record perusahaan konsultan tersebut. Jejak digital sangat memungkinkan calon klien mengetahui perusahaan tersebut.

Resistensi banyak pihak terhadap Forex disebabkan banyaknya kesepakatan antara pemilik modal dengan pengelola atau konsultan yang salah/curang. Banyak kasus ketika dana yang dititipkan semakin besar, mereka (konsultan) kabur dengan cara bisnisnya dikalahkan sehingga rugi. Pemilik modal pun pada umumnya gaptek.

Reza Aswin mengembangkan suatu konsep yang membantu pegiat memahami Forex yakni ‘Oracle Strategy’. Terdapat tiga rules dalam Oracle yang harus dilakukan yakni; menghitung modal optimal dengan baik, menentukan fundamental arah besar market (bukan teknikal), entry point yang baik (teknikal). Oracle bekerja didasari data terkait ekonomi, keuangan, geopolitik, sampai volume marketyang ada. Dalam pelatihan, peserta hanya butuh waktu 8 jam belajar dengan konsultasi intensif selama 1 – 2 bulan.

Tingkat keberhasilan Oracle 90%, adapun 10% kegagalan karena mental blocking (umumnya pada peserta berusia tua). Salah satu keunikan Oracle adalah memperhatikan fundamental yang mana di dunia sangat jarang diperhatikan. Fundamental di sini mengarah pada rencana pembangunan suatu negara dan faktor lainnya yang mempengaruhi.

Sumber : IndoNews.ID

About Reza Aswin

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia, Email : rezafile1966@gmail.com

Check Also

Majalah InforexNews Edisi 17 | Reza Aswin

Majalah inforexnews edisi ke 17 hadir kembali dengan sosok bapak Reza Aswin yang lebih dominan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat