Saturday , 22 June 2024

Angka Inflasi Amerika Serikat Mereda

Jakarta , 16 Mei 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar
Angka inflasi negara Amerika Serikat, terlihat mulai mereda setelah data CPI y/y turun dari 3,5% menjadi 3,4% dan data Core CPI turun dari 0,4% menjadi 0,3%. Selain itu data Empire State Manufacture Index masih berada dalam zona negative, bersama dengan turunnya data Retail Sales, dari 0,6% menjadi 0%. Data data tersebut memberikan Gambaran bahwa pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat mulai terganggu dengan suku bunga Fed yang dipatok 5,5%. Para pelaku pasar menilai bahwa dengan meredanya angka inflasi Amerika ini akan membuat Fed kembali mempertimbangkan untuk pemotongan suku bunga pada pertemuan pertemuan yang akan datang. Walaupun pada pertemuan bulan Juni banyak pengamat ekonomi berpendapat bahwa Fed tidak akan melakukan penurunan suku bunga, tetapi bukan berarti bahwa tahun ini Fed tidak akan memasuki tahapan menambah likuiditas di pasar uangnya, setelah melakukan pengetatan likuiditas dengan cara mengurangi neraca Fed.

Disisi lain Presiden Joe Biden menandatangani kenaikan tarif impor barang dari China, mulai dari semi konduktor, mobil Listrik, panel surya, besi, alumunium dan alat alat kesehatan dari 100% sampai 400%. Belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah China atas kenaikan tarif impor yang dikenakan oleh pemerintah Amerika Serikat, tetapi para pengamat melihat ini sebagai perang dagang jilid kedua Amerika Serikat – China. Keadaan ini tentunya akan membawa pertumbuhan ekonomi global terganggu dan naiknya harga komoditas di pasar global.

Baca Juga :   PETUNJUK FED DARI DATA PEKERJAAN AS

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD : Bullish – USDJPY: Bearish – CHFJPY : Bearish

Trading Plan :

XAUUSD: Bullish
Buy Limit: 2352  – 2383 dengan target 2430 – 2463
Stoploss 2291

Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: Bearish
Sell Limit: 154.27  – 155.55 dengan target 151.47 – 152.88
Stoploss 157.72

Grafik USDJPY time frame D1

CHFJPY: Bearish
Sell Limit: 171.17  – 172.06 dengan target 169.05 – 170.10
Stoploss 173.51

Grafik CHFJPY time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Rapat FOMC Sesuai Ekspektasi Pasar

Jakarta, 13 Juni 2024 By. Reza Aswin Apa yang terjadi di pasar Akhirnya Fed meliris …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami