Australia menemukan target pasar baru dalam perdagangan membawa penguatan terhadap AUD

Jakarta, 03 Juni 2021 10.17 WIB oleh Dian Tama

 

Cina sebagai partner perdagangan terbesar dari Australia memberlakukan beberapa larangan terhadap ekspor terhadap barang-barang dari Australia, seperti batu bara, jelai, dan kapas. Hal ini membuat ekspektasi bahwa Australia akan sangat terpukul akan pelarangan tersebut. Namun, saat ini Australia berhasil mengelola dampak buruk dengan mengalihkan sebagian eskpornya ke negara-negara lain.

Pada Januari 2021, ekspor batu bara Australia ke negara-negara lain di dunia $9.5 miliar lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 sebelum ada pelarangan dari Cina. Selain batu bara, komoditas seperti jelai, kapas, seafood, dan kayu juga menemukan pasar baru. Dengan membaiknya ekspor Australia membuat AUD ikut menguat.

 

Sektor jasa Jepang sudah mengalami kontraksi selama 16 bulan berturut-turut sebagai akibat dari kondisi darurat pandemi Covid19. Penurunan dalam sektor industri jasa ini mengakibatkan penurunan secara keseluruhan pada sektor privat. Purchasing Manager Index (PMI) Jepang turun 3 poin dari 49.5 menjadi 46.5. Artinya, aktivitas jasa telah berada di bawah ambang 50 sejak Februari tahun lalu.

 

Kesimpulan:

Australia yang telah menemukan pasar baru bagi ekspornya pada negara-negara selain Cina membuat mata uang AUD menguat.

Jepang yang masih mengalami kontraksi pada sektor jasanya membuat mata uang JPY melemah.

 

Trading Plan:

Buy Limit AUDJPY pada 84.695 – 84.267dan Take Profit di 85.123 – 85.551

 

Strategi Plan:

Support: 84.695, 84.509, 84.267

Resistance: 85.123, 85.365, 85.551

About Reza Aswin

Check Also

SIDNEY MEMPERPANJANG LOCKDOWN

Valentinus, 29 Juli 2021 Wabah covid semakin memburuk di sidney australia, pemerintah akan memperpanjang lockdown. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami