Badan Kesehatan Amerika Melihat Covid Dapat Akan Bertahan hingga 2022

Surabaya 24 September 2021
Oleh:Leo Andre

Dunia saat ini sedang di Hantui oleh kemungkinan gagal bayar oleh perusahaan rasaksa cina Evergrande yang sudah mulai reda dan di tambah dengan hasil rapat FOMC kemarin yang dimana The FED tetap mempertahankan kebijakan moneternya untuk melakukan stimulus.Sementara di Brazil menghadapi “masalah ketidaksetaraan vaksin yang parah” yang akan memperpanjang pandemi, terutama di negara-negara Amerika Latin yang lebih miskin.kawasan itu telah melaporkan deteksi setidaknya satu dari empat varian COVID yang menjadi perhatian. Setengah dari mereka telah mendeteksi varian Delta yang sangat menular, yang sekarang menjadi strain dominan di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat.

Wilayah Amerika telah terpukul lebih keras daripada bagian lain dunia, dengan lebih dari 2 juta kematian sejauh ini. Amerika Serikat dan Brasil memiliki angka kematian tertinggi di dunia.Brasil, Kolombia, Meksiko, Peru, dan Amerika Serikat termasuk di antara 10 negara teratas untuk kematian kumulatif secara global.Amerika Latin dan Karibia memiliki lebih banyak kematian akibat COVID dibandingkan Asia dan Afrika.Dari tingkat vaksinasi nya di Amerika Serikat sendiri sudah memberikan 388 jt dosis dengan 55,6% populasi divaksin lengkap sedangkan brazil baru memberikan 229 jt dosis diberikan dan 40,4% populasi lengkap di vaksin

Sumber:

https://www.reuters.com/world/americas/americas-health-agency-sees-covid-outbreaks- continuing-into-2022-2021-09-22/

Efek pada XAU/USD Bearish Score Ekonomi: USD: -0.38

Trading Plan: Entry:S1:1766.27,S2:1781.36,S3:1804.04,S4:1838.55

Exit:R1:1718.06

About Reza Aswin

Check Also

Krisis Bahan Bakar Membuat Warga Inggris Lebih Berhati Hati Dalam Berbelanja

Surabaya 12 Oktober 2021 Oleh: Leo Andre             Konsorsium Ritel Inggris mengatakan belanja ritel kehilangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami