Saturday , 22 June 2024

Bagaimana Pernyataan Powell ke-2 Jumat Minggu Lalu?

Rio Wibawa
Instagram, TikTok, Youtube: RW_BeritaForex
Jakarta, 13 November 2023, 10:56 WIB

Jerome Powell, ketua The FED telah memberikan pernyataannya yang ke 2 di hadapan panelis IMF Jumat minggu lalu. Sesuai dengan tema yang diberikan yaitu tantangan kebijakan moneter, Powell di pernyataannya kali ini membahas mengenai kebijakan moneter di Amerika Serikat. Berikut adalah beberapa pernyataan yang disampaikan Powell Jumat minggu lalu.

  1. Inflasi di Amerika Serikat telah turun dari tahun lalu namun tetap berada di atas target 2%nya The FED.
  2. Powell dan anggota The FED lainnya TIDAK YAKIN mereka telah mencapai level kebijakan moneter yang akan membawa inflasi terus turun ke angka 2%.
  3. GDP Q3 di Amerika Serikat kuat namun diprediksi akan melunak ke depannya.
  4. Pertumbuhan ekonomi yang menguat dapat menjamin kebijakan moneter yang ketat.
  5. Jika dibutuhkan kebijakan moneter yang ketat, maka The FED tidak akan ragu-ragu lanjut menaikkan namun tetap bergantung pada data-data ekonomi mendatang.
  6. Para anggota The FED mengekspektasi proses melawan inflasi masih panjang.
  7. The FED akan bergerak dengan hati-hati ke depannya sembari menilai risiko dari terbuai data-data beberapa bulan yang bagus dan risiko pengetatan yang berlebih.
Baca Juga :   USD CAD berpeluang bullish dengan dimulai nya vaksinasi pada usia remaja dan menurun nya kasus covid selama 4 minggu berturut-turut

Pernyataan Powell ini dinilai lebih hawkish dari apa yang diharapkan para pelaku pasar dan kembali mendorong USD menguat di perdagangan terutama karena Powell masih membuka peluang menaikkan suku bunga lagi ke depannya walaupun Powell menutup dengan mengatakan The FED akan bergerak hati-hati ke depannya sembari menilai risiko terbuai data-data yang bagus dengan risiko pengetatan yang berlebih. Walau begitu mayoritas analis & pelaku pasar masih menilai kalau The FED masih akan menahan suku bunganya di meeting bulan Desember mendatang. Peluang tersebut berada di angka 91%, sedikit turun dari angka 95% minggu lalu. Walau turun, angka ini masih berada di range 90an persen yang menandakan pernyataan Powell minggu lalu pun tidak cukup meyakinkan para pelaku pasar bahwa The FED akan lanjut menaikkan suku bunganya. Untuk saat ini, pelaku pasar juga masih menantikan data inflasi yang akan dirilis besok dan Rabu serta data retail sales dari Amerika Serikat yang juga dirilis di hari Rabu. Oiya, sedikit tambahan agensi pemberi rating, Moody menurunkan outlooknya untuk pemerintahan Amemrika Serikat ke level negative dari stabil karena adanya risiko pada kekuatan fiskal Amerika Serikat. Walau begitu, aksi dari Moody ini tidak mendapat respon yang besar di perdagangan.

Baca Juga :   AUD/USD Cenderung Bullish

Kesimpulan:
Pelaku pasar sedang menanti data inflasi dan retail sales Amerika Serikat yang akan dirilis di hari Selasa dan Rabu minggu ini untuk menilai apakah The FED telah selesai dengan siklus kenaikan suku bunganya di hadapan pernyataan Powell yang hawkish minggu lalu.

Efek terhadap Pasar: Tren Sideways bagi USD (Sembari menunggu perilisan data ekonominya)

Pasangan Pair untuk ditrade: AUD / USD (Pelaku pasar masih membuka peluang adanya kenaikan lagi dari RBA di awal pertengahan tahun depan)

Timeframe: D1
Target Open Posisi
Support 1: 0.63111
Support 2: 0.62619
Support 3: 0.61951

Target Take Profit
Resistance 3: 0.64838
Resistance 2: 0.64327
Resistance 1: 0.63928

Stop Loss: 0.61066

Sumber:
https://www.cnbc.com/2023/11/12/stock-market-today-live-updates.html
https://www.reuters.com/markets/global-markets-wrapup-1-2023-11-13/
https://www.cnbc.com/2023/11/13/live-updates-asia-markets-set-for-positive-start-biden-xi-talks-awaited.html
https://www.cnbc.com/2023/11/10/moodys-cuts-usa-outlook-to-negative-citing-higher-interest-rates-and-deficits.html
https://www.cnbc.com/2023/11/10/stock-markets-powells-hawkish-speech-sent-bond-yields-soaring.html?&qsearchterm=powell
https://www.cnbc.com/2023/11/09/powell-says-fed-is-not-confident-it-has-done-enough-to-bring-inflation-down.html?&qsearchterm=powell
https://www.cnbc.com/2023/11/10/gold-poised-for-second-week-of-decline-on-hawkish-powell-remarks.html?&qsearchterm=powell
https://www.reuters.com/markets/us/global-markets-view-usa-pix-2023-11-10/
https://www.reuters.com/business/feds-powell-leans-hawkish-imf-remarks-2023-11-09/
https://www.reuters.com/markets/us/feds-barkin-remains-be-seen-if-more-tightening-is-needed-2023-11-09/
https://www.reuters.com/markets/us/feds-daly-still-too-soon-say-rate-hike-cycle-is-over-cnbc-2023-11-10/
https://www.cnbc.com/2023/11/09/watch-fed-chair-jerome-powell-speak-live-to-an-imf-panel-on-monetary-policy.html
https://www.reuters.com/markets/australian-inflation-fight-be-drawn-out-process-rba-2023-11-12/

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Rapat FOMC Sesuai Ekspektasi Pasar

Jakarta, 13 Juni 2024 By. Reza Aswin Apa yang terjadi di pasar Akhirnya Fed meliris …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami