CAD Masih Menekan USD

Jakarta Barat, 13 April 2021, 07:44 WIB, Franky

Menurut WHO bahwa kasus virus korona meningkat secara “eksponensial” selama seminggu kasus pandemi dilaporkan sebanyak 4,4 juta kasus baru. Hal ini mengalami lonjakan sebesar 9% di seluruh dunia minggu lalu selama tujuh minggu berturut-turut dan tingkat kematian naik 5 %. Negara India saat ini diperingkat kedua sebagai negara terbesar kasus pandemi virus korona, Brasil saat ini menduduki peringkat ketiga, peringkat pertama adalah Amerika.  WHO selalu mengingatkan kepada masyarakat dan para pemimpin dunia untuk “terus mempraktikkan tindakan pengamanan, termasuk menjaga jarak sosial, memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari ruang yang ramai.”

Bank of Canada mengatakan bahwa harga perumahan di Kanada meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi. Kekuatiran pun muncul karena terjadi karena lonjakan kenaikan KPR sebesar 3,5% dan siap-siap akan mengalami lonjakan kenaikan tingkat suku bunga yang tinggi. Pertumbuhan harga rumah melonjak tajam saat ini dan hampir mendekati harga waktu bulan April 2017.

Sumber :

https://www.cnbc.com/2021/04/12/who-says-covid-pandemic-is-growing-exponentially-at-more-than-4point4-million-new-cases-a-week.html

https://www.investing.com/news/economic-indicators/canadas-housing-price-surge-increasing-vulnerabilities-boc-2470663

Data Ekonomi :

USD: 0.0

CAD: 4.4

 

Kesimpulan :

USD/CAD: BEARISH

Resisten: 1.26284, 1.26011, 1.25796

Support: 1.25308, 1.25035, 1.24820

About Reza Aswin

Check Also

The FED Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga Untuk Menekan Laju Inflasi

Muhammad Rizky : 24/01/22   Goldman Sachs mengharapkan Federal Reserve untuk lebih agresif, yaitu dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami