Data-data Ekonomi Penting Ini akan Dirilis Minggu Ini

Rio Wibawa

Instagram, TikTok, Youtube: RW_BeritaForex
Jakarta, 27 November 2023, 10:31 WIB

 

Awal suatu minggu baru, jadwal perilisan data ekonomi yang baru juga. Untuk minggu ini, akan ada beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis yang tentunya juga akan berdampak pada beberapa pasangan mata uang di pasar forex. Untuk hari ini, aka nada perilisan data ijin bangunan & penjualan rumah baru dari Amerika Serikat. Di hari Selasa, data terkait keyakinan konsumen di Amerika Serikat akan dirilis disertai pernyataan dari 2 anggota The FED serta presiden ECB, Lagarde juga akan berbicara atau menyampaikan pernyataannya. Di hari Rabu, bank sentral New Zealand akan merilis kebijakan moneter terbarunya yang diprediksi akan kembali menahan suku bunga di angka 5.50%. Di malam harinya, akan ada perilisan data CPI (inflasi) dari Jerman & angka GDP Q3 untuk Amerika Serikat beserta stok minyak yang dimilikinya. Di hari Kamis, akan ada perilisan beige book dari The FED, bank sentral Amerika Serikat yang berisikan berbagai informasi penting terkait kondisi ekonomi Amerika Serikat sekarang. Selain itu, meeting OPEC+ yang tertunda dari minggu lalu juga akan dilaksanakan dimana diprediksi aka nada pemotongan produksi minyak yang lebih besar dari yang disetujui saat ini. Walau begitu, pemotongan produksi minyak ini juga diikuti oleh prediksi dari International Energy Agency (IEA) yang mengatakan kalau demand atau permintaan akan minyak di tahun 2024 akan lebih sedikit dibandingkan jumlah produksi yang tentu dapat mendorong harga minyak untuk jatuh ke depannya. Selain meeting OPEC+, data Manufacturing PMI dari Tiongkok juga akan dirilis diikuti oleh data CPI dari Eropa data klaim pengangguran Amerika Serikat, data penjualan rumah yang tertunda serta data Core PCE Price Index dari Amerika Serikat yang merupakan salah satu data favorit The FED untuk mengukur inflasi di Amerika Serikat. Di hari Jumat, aka nada data GDP Q3 dari Swiss, tingkat pengangguran Kanada, serta PMI dari Amerika Serikat sebelum dtutup di malam hari dengan pernyataan dari ketua The FED, Jerome Powell.

Baca Juga :   Rusia Memberhentikan Aliran Gas menuju Polandia dan Bulgaria

 

Kesimpulan:
Dari semua data yang akan dirilis ini, adanya meeting OPEC+ yang diprediksi akan memotong suku bunga lebih dalam harusnya mendorong harga minyak menguat namun sesuai dengan pernyataan dari IEA yang mengatakan akan terjadi surplus walau pemotongan produksi ini terjadi dapat mendorong harga minyak lanjut melemah ke depannya yang juga akan berdampak pada mata uang CAD dari Kanada yang merupakan salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bearish bagi CAD
Pasangan Pair untuk ditrade: AUD / CAD
Timeframe: D1

Target Open Posisi
Support 1: 0.89350
Support 2: 0.88798
Support 3: 0.88327

 

Target Take Profit
Resistance 3: 0.91646
Resistance 2: 0.90915
Resistance 1: 0.90354

Stop Loss: 0.87669

Sumber:

https://www.cnbc.com/2023/11/26/stock-market-today-live-updates.html
https://www.cnbc.com/2023/11/27/asia-stock-markets-today-live-updates-china-industrial-profit.html
https://www.reuters.com/markets/global-markets-wrapup-1-2023-11-27/
https://www.reuters.com/markets/asia/japanese-inflation-picks-up-boj-pivot-bets-grow-2023-11-23/
https://www.reuters.com/business/energy/brent-holds-above-80bbl-ahead-opec-meeting-2023-11-27/
https://www.reuters.com/markets/currencies/sterling-steady-dollar-wobbles-markets-brace-post-thanksgiving-buzz-2023-11-27/

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Dengar Pendapat Powell Di Hari Kedua

Jakarta , 11 Juli 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami