Wednesday , 30 November 2022

Ekonominya Melemah, GDP Inggris -0.3%

Rio Wibawa

Jakarta, 12 Oktober 2022, 16:58 WIB

Siang tadi, data GDP Inggris per bulan Agustus mengalami penurunan yang sangat tajam, di angka -0.3%. GDP di bulan Juli juga mengalami revisi penurunan dari bertumbuh sebesar 0.2% menjadi 0.1% di bulan Juli, kembali ke tingkat sebelum pandemi covid melanda setelah sebelumnya telah naik sebesar 1.1%. Penurunan GDP ini, terjadi di saat BoE sedang dalam proses menaikkan suku bunga secara cepat. Hal ini dapat dianggap menjadi sebuah tanda resesi akan datang terlebih jika data GDP berikutnya kembali menunjukkan angka negatif yang diartikan sebagai resesi dalam artian teknis. Adanya krisis energi yang membawa tarif listrik naik secara masif juga menggambarkan situasi ekonomi yang tidak baik. Hal ini akan membuat sentimen GBP buruk serta gambaran ke depannya yang kurang cerah juga akan melemahkan GBP dalam jangka panjang.

Kesimpulan:

GDP yang minus serta adanya krisis energi dan ekonominya yang buruk akan memberikan sentimen negatif bagi GBP dan dakan melemahkan GBP ke depannya.

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk USD, Tren Bearish untuk GBP

Pasangan Pair untuk ditrade: GBP / USD

Timeframe: D1

Target Open Posisi

Resistance 3: 1.15360

Resistance 2: 1.13953

Resistance 1: 1.12523

Target Take Profit

Support 1: 1.10663

Support 2: 1.09080

Support 3: 1.07206

Stop Loss: 1.17484

Sumber:

https://www.cnbc.com/2022/10/12/uk-economy-unexpectedly-shrinks-in-august-falls-by-0point3percent.html

https://www.reuters.com/markets/europe/uk-economy-shrinks-slightly-august-2022-10-12/

Baca Juga :   Isu Perang Nuklir Kembali Dibahas oleh Rusia

About Reza Aswin

Check Also

Dollar Kanada Akan Terpengaruh Pelemahan Harga Minyak

Rio Wibawa Instagram: @rw_fxfunda Jakarta, 21 November 2022, 11:14 WIB Harga minyak dunia kembali turun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami