Ekspektasi Perekonomian Amerika Serikat

Jakarta ,27 Februari 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar
Ekspektasi pasar terhadap perekonomian Amerika Serikat, saat ini terlalu tinggi, menurut CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon. Berbicara pada hari Senin di JPMorgan High Yield and Leveraged Finance Conference di Miami, Dimon mengatakan bahwa kemungkinan besar perekonomian Amerika Serikat sedang menuju resesi, walaupun dia tidak melihat adanya masalah sistemik dan berpengaruh pada makro ekonmi yang ada. Suku bunga yang tinggi, deficit belanja fiscal dan konfik geopolitik yang berkembang saat ini, akan menjadi pemicu terjadinya resesi ekonomi dan keuangan. Pasar ekuitas Amerika Serikat, saat ini terlihat terus meningkat, tidak lebih dari adanya perpindahan dari era digital ke era artifial intelligence. Para investor saat ini sedang mempertimbangkan, apakah momentum AI ini dapat bertahan ditengah resiko resesi dan angka inflasi yang tinggi. Keadaan diatas tentunya akan menimbulkan dampak terhadap sektor perumahan dan sektor perbankan di Amerika Serikat, terutama bank regional. Dari data penjualan rumah di Amerika Serikat tercatat 661K, dimana data ini lebih rendah dari kekspektasi pasar sebanyak 680K. Data ekonomi Amerika Serikat yang terlihat terus membaik dan pasar modal yang terus meningkat ditengah tingginya suku bunga Fed, memberikan resiko terjadinya krisis seperti tahun 2008.

Baca Juga :   Kebijakan Moneter The Fed Dan Pergerakan Pair USDJPY

Ekspektasi Pasar
Ketidakpastian ekonomi di Amerika Serikat akan membuat pair USDJPY: Bearish – EURJPY : Bearish – Gold : Bullish

Trading Plan :

USDJPY: Bearish
Sell Limit 150.71  – 151.50 dengan target 148.91 – 149.77
Stoploss 152.95
Grafik USDJPY time frame D1

EURJPY: Bearish
Sell Limit 163.56 – 164.25 dengan target 161.76 – 162.69
Stoploss 165.48
Grafik EURJPY time frame D1

 

XAUUSD: Bullish
Buy Limit 1997 – 2018 dengan target 2044 – 2068
Stoploss 1962
Grafik XAUUSD time frame D1

 

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Euro Central Bank Menahan Suku Bunga

Jakarta , 12 April 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami