Emas Gagal Menciptakan Momentum Bullish

Bandung, Senin 11 Oktober 2021 Pukul 13.00 WIB oleh Irwan Redyawan

Mengakhiri minggu lalu, harga emas bertahan di $1,770-an dengan melemahnya dollar AS karena munculnya laporan NFP AS yang mengecewakan. emas tidak berhasil mengalami rally meskipun muncul laporan NFP AS bulan September yang mengecewakan. Sebagai respon terhadap laporan NFP yang baru saja keluar, emas melompat $20 ke ketinggian harian pada hari Jum’at ( 8/10/2021) ke harga $1,781/ Troy ons. Namun, emas berakhir dengan kehilangan momentum bullish nya dan kembali ke $1,757/ Troy ons karena yields treasury AS mulai naik.

Laporan NFP AS bulan September sangat mengejutkan turun ke angka 194.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan di angka 500.000, sebuah angka yang meleset jauh daripada yang diperkirakan, yang nantinya akan menjadi pertimbangan bahwa kepala The Fed Jerome Powell memerlukan laporan yang sangat baik untuk memulai “tapering” secepatnya pada bulan November, dengan angka pekerjaan AS yang muncul mengecewakan kelihatannya tidak mungkin “tapering” bisa dilakukan pada bulan November.

Kekhawatiran mengenai inflasi dan resiko gagal bayar tetap menjadi fokus perhatian para pelaku pasar walaupun senat AS berhasil mensepakati perpanjangan batas waktu akan hutang. Hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan karena kongres tidak akan membiarkan negara menjadi gagal bayar. Sementara itu jika terjadi penurunan inflasi di bawah angka 4%, kemungkinan hanya akan memukul dollar AS sebentar dan tidak membuat the Fed keluar dari jalur rencananya untuk melakukan “tapering” atas skema pembelian obligasinya.

 

Efek Terhadap Pasar

Emas bisa terus bergerak sideways bahkan pada saat data NFP tidak sesuai perkiraan, dan gagal menciptakan momentum bullish ditutup di atas ketinggian di harga $1,781/Troy ons. Jika pasar emas bisa ditutup lebih tinggi di atas harga $1,800 / Troy ons maka emas akan cenderung menjadi bullish. Namun untuk sekarang, pasar emas telah menolak level tersebut. sehingga kedepanya secara keseluruhan di prediksi trend bearish di pasar emas masih memegang kendali.

 

Trading  Plan :

Sell Limit 1774  s/d 1802 Take profit diantara 1746 s/d 1724.

 

 

 

 

 

Grafik XAUUSD timeframe D1 (daily)

About Reza Aswin

Check Also

Lonjakan inflasi dapat mendorong The Fed melakukan lebih dari empat kali kenaikan suku bunga tahun ini, kata Goldman Sachs

Jakarta senin 24 Januari 2022 Joko sutopo Goldman Sachs mengharapkan Federal Reserve untuk memberlakukan empat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami