Saturday , 25 September 2021

Harga Minyak Meningkat dengan adanya Dampak Badai Ida

Jakarta, 31 Agustus 2021, 10:38 WIB Rio Wibawa

 

Harga minyak meningkat kemarin karena adanya penutupan beberapa kilang dan tempat penyulingan minyak yang disebabkan oleh badai Ida. Penutupan kilang dan tempat penyulingan minyak ini tentunya membuat produksi minyak AS berkurang dan inventory minyak dunia menurun. Selain itu, badai Ida juga menyebabkan putusnya aliran listrik di Louisiana dimana jika sejarah berulang, dapat mengakibatkan produksi minyak di Louisiana berhenti selama 5 minggu yang membuat produksi minyak menurun. Selain itu, produksi minyak di teluk Meksiko masih dalam tahap offline karena adanya proses evakuasi yang dilakukan kemarin. Berdasarkan kejadian ini, diprediksi bahwa mata uang CAD akan kembali menguat mengingat ia merupakan salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia.

Di sisi lain, Australia masih berjuang untuk menghadapi wabah virus covid-19 yang menyerang negaranya. Jumlah kasus-kasus baru terus meningkat setiap harinya, menembus rekor 1,200 kasus baru. New South Wales sendiri mencatat sebanyak 1,290 kasus baru kemarin. Perdana Menteri Gladys Berejiklian mengatakan bahwa puncak infeksi akan terjadi di bulan Oktober yang menandakan bahwa ia mengantisipasi akan terus meningkatnya kasus infeksi setiap harinya hingga Oktober. Diperpanjangnya lockdown di Canberra untuk 2 minggu ke depan juga menandakan betapa cepatnya penyebaran virus covid-19 di Australia. Dengan banyaknya kota-kota di Australia yang sedang dalam lockdown atau memperpanjang lockdownnya akan membuat aktivitas ekonomi Australia berkurang dan berdampak pada pelemahan mata uang AUD.

 

Kesimpulan:

Dampak badai Ida yang menyebabkan penurunan produksi minyak AS dan meningkatnya kasus covid-19 di Australia akan membuat CAD menguat dan AUD melemah di perdagangan.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk CAD dan tren Bearish untuk AUD

 

Pasangan Pair untuk ditrade: AUD / CAD

 

Indikator Nilai Ekonomi:

AUD = -0.56

CAD = +1.78

 

Timeframe: D1

 

Target Open Posisi

Resistance 3: 0.93824

Resistance 2: 0.93352

Resistance 1: 0.92602

 

Target Take Profit

Support 1: 0.91547

Support 2: 0.91130

Support 3: 0.90414

Sumber:

https://www.cnbc.com/2021/08/30/oil-gasoline-prices-head-higher-as-ida-kicks-hurricane-season-into-a-higher-gear.html

https://www.reuters.com/business/energy/oil-rises-hurricane-ida-pounds-us-crude-patch-louisiana-2021-08-30/

https://www.reuters.com/business/energy/idas-fury-cuts-deep-into-us-oil-production-gasoline-supplies-2021-08-30/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/weary-australia-plans-reopening-covid-19-death-toll-hits-1000-2021-08-30/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/australias-victoria-state-reports-73-new-locally-acquired-covid-19-cases-2021-08-29/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/australias-victoria-state-reports-76-new-covid-19-cases-2021-08-30/

About Reza Aswin

Check Also

Harga Gas kembali menguat yang berdampak kepada Ekonomi inggris

Surabaya,20 September 2021 Oleh:Leo Andre Inggris pada Sabtu mengatakan akan bekerja sama dengan industri energi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami