Harga Minyak Naik karena Stok Amerika Serikat Menurun

Rio Wibawa

Jakarta, 23 Desember 2021, 10:41 WIB

 

Harga minyak kembali melanjutkan kenaikannya setelah data stok minyak Amerika Serikat menurun melebihi perkiraan. Stok minyak AS diperkirakan hanya akan menurun sebanyak 2.4 juta barrel namun data actual menunjukkan terjadi penurunan sebanyak 4.7 juta, hampir 2 kali lipat dari yang diprediksi. Hal ini membuat persediaan minyak di bawah rata-rata dan berpotensi besar mendorong kenaikan harganya sebagaimana dirasakan oleh minyak berjangka Brent yang naik sebanyak 1.8% dan minyak berjangka WTI yang naik sebanyak 2.3% setelah data ini dirilis kemarin malam. Selain itu, adanya perubahan penggunaan bahan bakar gas di Eropa menjadi minyak untuk menghasilkan tenaga juga mendorong permintaan akan minyak dan mendorong kenaikan harga minyak.

 

Kesimpulan:

Menurunnya stok minyak AS yang melebihi perkiraan serta perubahan penggunaan gas menjadi minyak sebagai bahan bakar penghasil tenaga di Eropa dapat mendorong kenaikan harga minyak lebih lagi.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk CAD

 

Pasangan Pair untuk ditrade:  GBP / CAD

 

Timeframe: D1

 

Target Open Posisi

Resistance 3: 1.73093

Resistance 2: 1.72258

Resistance 1: 1.71464

 

Target Take Profit

Support 1: 1.70788

Support 2: 1.70113

Support 3: 1.69477


Sumber:

https://www.reuters.com/markets/commodities/oil-climbs-weaker-dollar-china-amid-omicron-caution-2021-12-22/

https://www.reuters.com/business/energy/us-crude-stocks-fall-more-than-expected-fuel-inventories-up-eia-2021-12-22/

https://www.reuters.com/markets/europe/global-markets-wrapup-2-pix-2021-12-22/

About Reza Aswin

Check Also

Angka CPI Amerika Serikat Menurun, Namun Masih Melebihi Ekspektasi

Rio Wibawa Jakarta, 12 Mei 2022, 11:59 WIB   Tingkat inflasi Amerika Serikat yang dirilis …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami