Inggris akan membuka Batasan Lockdownnya pada tanggal 19 Juli serta Perjanjian “Perang Sosis” akan segara mencapai Persetujuan

Rio Wibawa

Jakarta, 30 Juni 2021, 12:29 WIB

 

Boris Johnson, Perdana Menteri Inggris, mengatakan bahwa ia akan tetap menepati janjinya untuk mengangkat pembatasan dan lockdown pada negara Inggris pada tanggal 19 Juli nanti. Pengangkatan lockdown ini akan membuat kehidupan di Inggris berjalan seperti sebelum terjadinya pandemic yang tentunya akan mendorong perekonomian Inggris. Selain itu, pada tanggal 29 Juni kemarin, salah satu pembicara untuk Boris Johnson mengatakan bahwa Inggris akan segara mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa terkait perjanjian “Perang Sosis” untuk perpanjangan pengecualian pemeriksaan bea cukai atas pengiriman daging dari Inggris. Di sisi lain, Australia sedang mengalami peningkatan kasus covid-19 yang menyebabkan perketatan aturan serta dilaksanakannya lockdown di beberapa kota sehingga aktivitas ekonomi Australia akan menurun.

 

Kesimpulan:

Pengangkatan lockdown di Inggris pada tanggal 19 Juli serta segara tercapainya kesepakatan “Perang Sosis” akan mendorong penguatan ekonomi Inggris. Adanya pengetatan aturan dan lockdown di beberapa kota di Australia akan menghambat pertumbuhan ekonomi Australia.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk GBP

 

Pasangan Pair untuk ditrade: GBP / AUD

 

Indikator Angka Ekonomi:

GBP = +2

AUD = 0

 

Timeframe: D1

 

Target Open Posisi

Support 1: 1.8346

Support 2: 1.8283

Support 3: 1.8237

 

Target Take Profit

Resistance 1: 1.8565

Resistance 2: 1.8502

Resistance 3: 1.8455

Sumber:

https://www.reuters.com/business/retail-consumer/uk-looks-set-ease-restrictions-july-19-sun-cites-pm-saying-2021-06-28/

https://www.reuters.com/world/uk/britain-expects-agreement-soon-ease-eu-sausage-row-2021-06-29/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/sydneys-covid-19-cases-rise-four-australian-cities-lockdown-2021-06-30/

About Reza Aswin

Check Also

Krisis Bahan Bakar Membuat Warga Inggris Lebih Berhati Hati Dalam Berbelanja

Surabaya 12 Oktober 2021 Oleh: Leo Andre             Konsorsium Ritel Inggris mengatakan belanja ritel kehilangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami