Jumlah pasien COVID dalam perawatan intensif meningkat di Prancis

Tangerang, 26 April 2021 By : Arjuna

Prancis melaporkan pada hari Minggu peningkatan jumlah pasien dengan COVID-19 di unit perawatan intensif rumah sakit (ICU) ketika pemerintah Presiden Emmanuel Macron mencari tanda-tanda diakhirinya gelombang ketiga infeksi negara itu.

Data kementerian kesehatan menunjukkan ada 145 kematian COVID-19 lebih lanjut di rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sementara jumlah pasien dengan virus di ICU naik menjadi 5.978 dari 5.958 hari sebelumnya.Ada juga 24.465 kasus COVID baru.Jumlah kematian akibat virus korona secara keseluruhan di Prancis mencapai 102.858, tertinggi kedelapan di dunia.

Prancis, ekonomi terbesar kedua zona euro, memasuki lockdown nasional ketiganya pada akhir Maret setelah menderita lonjakan kematian dan jumlah kasus COVID selama bulan itu.

Macron berharap efek penguncian itu, bersama dengan kampanye vaksinasi yang dipercepat, akan meningkatkan angka COVID Prancis, yang kemudian akan memungkinkan bisnis dan kegiatan rekreasi tertentu – seperti makan di luar ruangan – dibuka kembali pada pertengahan Mei.

Di sisi lain :

Inggris telah mencapai tonggak vaksinasi COVID-19 lainnya dengan lebih dari setengah populasi telah melakukan setidaknya satu suntikan, kata sekretaris kesehatan Matt Hancock pada hari Sabtu. Data resmi menunjukkan total 33,51 juta orang di Inggris telah menerima dosis pertama, dengan lebih dari 12 juta orang telah diberikan keduanya.

“Ini tonggak sejarah yang brilian,” kata Hancock dalam sebuah klip di Twitter.Peluncuran vaksin Inggris, yang telah melaju lebih cepat dari negara-negara di Uni Eropa, berarti negara itu berada di jalur yang tepat untuk memudahkan langkah-langkah penguncian dan membuka kembali ekonomi sejalan dengan rencananya.

Resume :  Berhasilnya UK dalam mengatasi Covid sementara ini, telah memberikan jalur yang benar pada peningkatan ekonomi UK, disisi lain negara uni eropa seperti prancis masih harus berupaya keluar dari krisis covid gelombang ketiga, bahkan cenderung meningkat.  Keadaan ini akan semakin melemahkan mata uang EUR terhadap GBP.

Sinyal Transaksi :

Indikasi : EURGBP akan Bearish.

Strategi : Sell. R1 : 0.87229. R2: 0.87433, R3: 0.87689

                        S1 : 0.86769. R2: 0.86513, R3: 0.86309

Data Ekonomi : EUR: 1.3 : GBP : 2.5

https://www.reuters.com/world/europe/number-covid-patients-intensive-care-rises-france-2021-04-25/

About Reza Aswin

Check Also

Krisis Bahan Bakar Membuat Warga Inggris Lebih Berhati Hati Dalam Berbelanja

Surabaya 12 Oktober 2021 Oleh: Leo Andre             Konsorsium Ritel Inggris mengatakan belanja ritel kehilangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami