Kebijakan BOJ Yang Tetap Mempertahankan Kebijakan Moneter Dapat Membuat Yen Melemah

Surabaya, 19 November 2021

Oleh:Leo Andre D

Editor : Steven G. Tunas

Keputusan dari gubernur BOJ menaikkan perkiraan inflasi pada hari Selasa tetapi mengatakan tidak terburu-buru untuk mengubah kebijakan moneter ultra-longgarnya, karena kenaikan harga memancing spekulasi tentang inflasi yang tinggi di negara tersebut disebabkan oleh jepang yang belum kebal terhadap dampak inflasi komoditas global dengan harga grosir naik pada kecepatan rekor.Seperti yang di harapkan juga BOJ tidak mengubah target  -0,1% untuk suku bunga jangka pendek dan janji untuk memandu suku bunga jangka panjang sekitar 0% pada pertemuan dua hari yang berakhir pada hari Selasa.

Meski Demikian analis memperkirakan pertumbuhan telah pulih pada Oktober-Desember dan kuartal saat ini yang di tandai dengan ada nya output dan konsumsi meningkat di negara tersebut, meski lonjakan infeksi omicron meningkat.

Dampak Terhadap Pasar: USD/JPY Bullish

Entry Buy

S1: 114.152623

S2: 113.630492

S3: 113.182951

Take Profit

R1: 115.282131

R2: 115.750984

R3: 116.13459

Sumber Berita

https://www.reuters.com/markets/asia/bank-japan-flag-rising-price-pressure-maintain-ultra-easy-policy-2022-01-17/

About Reza Aswin

Check Also

Angka CPI Amerika Serikat Menurun, Namun Masih Melebihi Ekspektasi

Rio Wibawa Jakarta, 12 Mei 2022, 11:59 WIB   Tingkat inflasi Amerika Serikat yang dirilis …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami