Keputusan Bank Sentral Inggris, Dapat Membuat Pair EUR/GBP Bearish dan XAU/USD Bullish

Depok, 17 Desember 2021 ; 04.30 WIB by Daniel Octavianus

 

Bank of England pada Kamis menjadi bank sentral besar pertama di dunia yang menaikkan suku bunga sejak pandemi virus corona menghantam ekonomi global, dan memperingatkan inflasi kemungkinan akan mencapai 6% pada April – tiga kali lipat dari targetnya. Suku Bunga Bank naik menjadi 0,25% dari sebelumnya 0,1%.

Bank Sentral Eropa mengambil langkah kecil lain dalam menggulirkan kembali stimulus era krisis pada Kamis tetapi berjanji untuk menahan biaya pinjaman tahun depan dan bahkan membuka pintu untuk memulai kembali dukungan darurat. Varian Omicron yang menyebar cepat dari COVID-19, penguncian pandemi baru, dan kemacetan rantai pasokan yang mengganggu juga membuat prospek sangat tidak pasti, membatasi kemampuan ECB untuk berkomitmen.

Kasus baru Covid-19 di Inggris mencapai rekor tertinggi. Inggris melaporkan 88.376 infeksi baru, tertinggi sejak awal pandemi dan naik sekitar 10.000 kasus dari rekor sebelumnya. Omicron sangat menular sehingga meskipun terbukti lebih ringan daripada varian lain, itu masih bisa menyebabkan lonjakan penerimaan rumah sakit.

Begitupun yang terjadi pada Amerika yang mengadapi musim liburan dengan ketidakpastian dan penuh kecemasan untuk tahun kedua. Kematian telah meningkat 18% sejak pertengahan November menjadi rata-rata 1.300 nyawa hilang sehari. Rawat inap COVID telah meningkat sekitar 45% selama sebulan terakhir.

 

Trading Plan

Sell limit EUR/GBP pada 0.8522 – 0.8564 dengan target 0.8474 – 0.8418

Buy limit XAU/USD pada 1786 – 1770 dengan target 1809 – 1864

 

Grafik EUR/GBP D1

Grafik XAU/USD D1

About Reza Aswin

Check Also

Angka CPI Amerika Serikat Menurun, Namun Masih Melebihi Ekspektasi

Rio Wibawa Jakarta, 12 Mei 2022, 11:59 WIB   Tingkat inflasi Amerika Serikat yang dirilis …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami