Kota Osaka di Jepang runtuh di bawah serangan COVID-19

Samarinda, 25 Mei 2021 pukul 10.00 WITA By Puspa

Rumah sakit di kota terbesar kedua di Jepang, Osaka, tertekuk di bawah gelombang besar infeksi virus korona baru, kehabisan tempat tidur dan ventilator karena dokter yang kelelahan memperingatkan akan “sistem runtuh”, dan menyarankan agar tidak mengadakan Olimpiade musim panas ini.

Kecepatan di mana sistem perawatan kesehatan Osaka kewalahan menggarisbawahi tantangan dalam menyelenggarakan acara olahraga global dalam waktu dua bulan, terutama karena hanya sekitar setengah dari staf medis Jepang yang telah menyelesaikan vaksinasi.

Berbanding terbalik dengan ekonomi negara Inggris dimana  Jumlah pembelanja di seluruh Inggris naik 1,1% dalam seminggu hingga 22 Mei dibandingkan dengan minggu sebelumnya, dibantu oleh pembukaan kembali perhotelan dalam ruangan setelah berbulan-bulan penguncian COVID-19, peneliti Springboard mengatakan pada hari Senin.

Kesimpulan : Runtuhnya sistem medis di negara Jepang membuat mata uang nya melemah dan meningkatnya aktifitas ekonomi Inggris menyebabkan mata uang GBP menguat.

 

Efek terhadap pasar :  membuat GBP menguat terhadap JPY. Saran rekomendasi Buy (bullish)

Data ekonomi GBP +2 dan JPY -3

 

Trading Plane :

Buy di S1 = 153.570,                         TP = 154.276

S2 = 153.784,                         TP = 154.427

 

Sumber Berita :

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/no-ones-safe-anymore-japans-osaka-city-crumples-under-covid-19-onslaught-2021-05-24/

https://www.reuters.com/business/retail-consumer/uk-shopper-numbers-up-11-week-week-indoor-hospitality-reopens-2021-05-24/

 

Grafik Daily GBPJPY

About Reza Aswin

Check Also

SIDNEY MEMPERPANJANG LOCKDOWN

Valentinus, 29 Juli 2021 Wabah covid semakin memburuk di sidney australia, pemerintah akan memperpanjang lockdown. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami