New Zealand membeli Vaksin Covid-19 sedangkan Jepang akan memperpanjang Keadaan Darurat Covid-19

Rio Wibawa

Jakarta, 9 September 2021, 10:58 WIB

 

New Zealand telah membeli vaksin covid-19 dari Spanyol sebanyak 250.000 dosis yang akan sampai pada hari Jumat. Dosis vaksin ini akan digunakan bersama dengan sekitar 1,8 juta dosis vaksin yang telah dikirim dari Pfizer. Para pejabat New Zealand bertekad untuk mempercepat proses vaksinasi sejak terjadinya wabah covid-19 yang mengharuskan lockdown dilaksanakan. Kasus harian baru untuk virus covid-19 berada pada jumlah 13 kasus baru, dimana angka ini menunjukkan tren penurunan jumlah kasus baru dari hari-hari sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah Jepang berkata bahwa mereka akan memperpanjang kondisi darurat di Tokyo dan daerah-daerah lainnya hingga tanggal 30 September untuk mencegah rumah sakit menjadi terlalu kewalahan dan menekan angka infeksi. Hal ini dilakukan karena angka kasus yang membutuhkan perawatan di rumah sakit belum cukup mereda untuk membuat pemerintah mencabut kondisi darurat covid-19.

 

Kesimpulan:

Sampainya vaksin covid-19 yang dibeli oleh New Zealand akan mempercepat proses vaksinasi sedangkan keputusan pemerintah Jepang untuk memperpanjang kondisi darurat hingga 30 September menunjukkan bahwa jumlah kasus covid-19 masih berada dalam level yang cukup tinggi sehingga NZD dapat menguat dan JPY dapat melemah di perdagangan.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk NZD dan Tren Bearish untuk JPY

 

Pasangan Pair untuk ditrade: NZD / JPY

 

Timeframe: D1

 

Target Open Posisi

Support 1: 78.060

Support 2: 77.653

Support 3: 77.050

 

Target Take Profit

Resistance 3: 79.247

Resistance 2: 78.893

Resistance 1: 78.539

Sumber:

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/new-zealand-agrees-covid-19-vaccine-deal-with-spain-2021-09-09/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/japan-seeks-extend-covid-emergency-curbs-tokyo-other-areas-minister-2021-09-09/

About Reza Aswin

Check Also

The FED Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga Untuk Menekan Laju Inflasi

Muhammad Rizky : 24/01/22   Goldman Sachs mengharapkan Federal Reserve untuk lebih agresif, yaitu dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami