Pelemahan Pasar Keuangan Amerika Serikat

Jakarta ,21 Februari 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar
Pelemahan pasar keuangan Amerika Serikat, mulai terjadi. Pasar ekuitas negara tersebut mulai mengalami over heating akibat data ekonomi Amerika yang terlihat lebih baik, ditengah suku bunga Fed yang tinggi. Saham saham teknologi yang termasuk Magnificent 7 telah naik 10% – 40% pada tahun ini, akibat peralihan era digital kepada program kecerdasan buatan. Saham perusahaan teknologi Nvidia mencatat kenaikan saham 5 kali lipat di tahun 2022 dengan pertumbuhan 200% tahun ke tahun, dan untuk tahun 2024 saham perusahan ini telah naik 40%. Keadaan ini tentunya akan membuat gelembung pada pasar uang Amerika Serikat, sehingga dapat membahayakan perekonomian negara tersebut. Pertumbuhan yang sangat cepat membuat permintaan menjadi kembali tinggi, sehingga berdampak pada sulitnya pelemahan angka inflasi di negara tersebut, yang berujung pada terjadinya resesi.

Disisi lain konflik geopolitik di Timur Tengah masih akan terus berlangsung, karena Israel berniat untuk melakukan serangan ke Rafah dan Amerika Serikat beserta Inggris meningkatkan serangan kesemua basis Houthi di Laut Merah. Selain itu pemerintah Amerika Serikat akan menambahkan sanksi terhadap Rusia, sebagai tanggapan atas kematian pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny pada pekan lalu. Navalny merupakan kritikus terkenal terhadap Vladimir Putin yang menjalani hukuman penjara 19 tahun. Gangguan rantai pasokan di Timur Tengah dan ancaman sanksi ekonomi oleh Amerika kepada Rusia akan menimbulkan perlambatan ekonomi global.

Baca Juga :   Penularan perusahaan property raksaksa Evergrande di China mengkhawatirkan pasar global

Ekspektasi Pasar
Resiko pada pasar uang Amerika Serikat akan membuat pair Nasdaq: Bearish – CADJPY : Bearish – AUDCHF: Bullish

Trading Plan :
Indeks Nasdaq: Bearish
Sell Limit 17580  – 17757 dengan target 17118 – 17323
Stoploss 18059
Grafik Nasdaq time frame D1

 

CADJPY: Bearish
Sell Limit 110.95  – 111.25 dengan target 109.95 – 110.34
Stoploss 1111.75
Grafik CADJPY time frame D1

 

AUDCHF: Bullish
Buy Limit 0.5758 – 0.5772 dengan target 0.5793 – 0.5811
Stoploss 0.5726
Grafik AUDCHF time frame D1

 

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Euro Central Bank Menahan Suku Bunga

Jakarta , 12 April 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami