Wednesday , 30 November 2022

Pelemahan USD Berlanjut Alhasil Buruknya Data ADP

Rio Wibawa

Jakarta, 3 Juni 2022, 12:57 WIB

Mata uang USD semalam kembali melemah setelah menguat selama 2 hari dengan dirilisnya laporan ADP Non-Farm Employment Change dimana data ini menunjukkan penurunan tajam ke angka 128 000 dari 247 000 dan turun jaug dibandingkan perkiraan para pengamat ekonomi yang memprediksi kenaikan ke angka 295 000. Hal ini menandakan adanya perlambatan perekrutan pekerja di Amerika Serikat untuk bulan Mei. Ini juga menambah sentimen negatif terhadap data NFP yang akan dirilis nanti malam dimana banyak yang memperkirakan data NFP akan menunjukkan data yang mengecewakan seperti data ADP ini. Ini membuat sentimen pelemahan USD semakin kuat.

Di sisi lain, mata uang CAD diprediksi dapat melanjutkan penguatannya mengikuti harga minyak yang kembali menguat tadi malam. Adanya berita bahwa OPEC+ akan menaikkan outputnya dari 432 000 barel per hari menjadi 648 000 barel per hari sempat membuat harga minyak global turun. Namun, data penurunan inventori minyak Amerika Serikat yang turun melebihi ekspektasi kembali mendorong kenaikan harga minyak, disertai sentimen para pengamat ekonomi yang setuju bahwa rencana kenaikan output dari OPEC+ ini tidak akan berdampak banyak pada peningkatan suplai minyak secara global. Para pengamat ekonomi setuju bahwa OPEC+ sendiri sudah kesulitan untuk memproduksi 432 000 barel minyak per hari, sehingga muncul ketidakyakinan bahwa OPEC+ akan sanggup mencapai target produksi barunya.

Kesimpulan:

Mata uang USD yang sedang dilanda oleh data ADP yang buruk serta sentimen bahwa data NFP nanti malam akan menunjukkan hasil serupa dengan data ADP yang mengecewakan ini mendorong pelemahan mata uang USD di perdagangan. Di sisi lain, mata uang CAD terus menguat dengan adanya kenaikan harga minyak global. Diprediksi pair USD / CAD akan bergerak dalam tren bearish dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :   Peningkatan Angka Ekspor Anggur Australia mendorong Penguatan Ekonomi Australia

Efek terhadap Pasar: Tren Bearish untuk USD, Tren Bullish untuk CAD

Pasangan Pair untuk ditrade: USD / CAD

Indikator Angka Ekonomi:

USD = +0.08

CAD = +1.24

Timeframe: D1

Target Open Posisi

Resistance 3: 1.27313

Resistance 2: 1.26664

Resistance 1: 1.26138

Target Take Profit

Support 1: 1.25594

Support 2: 1.25120

Support 3: 1.24752

Stop Loss: 1.28033

Sumber:

https://www.reuters.com/markets/europe/global-markets-global-markets-2022-06-03/

https://www.reuters.com/markets/us/solid-us-job-growth-anticipated-may-unemployment-rate-seen-35-2022-06-03/

https://www.reuters.com/markets/us/forex-rising-us-yields-help-dollar-higher-2022-06-02/

https://www.reuters.com/markets/europe/dollar-wavers-traders-await-us-jobs-update-2022-06-03/

https://www.cnbc.com/2022/06/02/oil-prices-eu-sanctions-russia-saudi-arabia-output-opec.html

https://www.reuters.com/markets/commodities/oil-prices-steady-doubts-opec-can-make-up-russian-deficit-2022-06-03/

https://www.reuters.com/markets/commodities/oil-prices-skid-3-barrel-investors-take-profits-ahead-opec-meeting-2022-06-02/

About Reza Aswin

Check Also

Dollar Kanada Akan Terpengaruh Pelemahan Harga Minyak

Rio Wibawa Instagram: @rw_fxfunda Jakarta, 21 November 2022, 11:14 WIB Harga minyak dunia kembali turun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami