Wednesday , 30 November 2022

Pelemahan USD di Perdagangan Disebabkan Oleh Faktor Ini

Rio Wibawa

Jakarta, 20 Juli 2022, 09:28 WIB

USD kembali melemah di perdagangan selama 3 sesi berturu-turut karena beberapa faktor. Pertama, adanya fase koreksi untuk USD di perdagangan dimana setelah data CPI dirilis minggu lalu, para pelaku pasar memprediksi bahwa The FED akan menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin di meeting akhir Juli mendatang untuk melawan inflasi di tingkat 9.1%. Namun, dengan adanya perkataan dari beberapa pejabat The FED yang lebih mendukung kenaikan 75 basis poin, USD pun terkoreksi. Kedua, adanya berita dari Reuters bahwa ECB sedang mendiskusikan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin, melebihi 25 basis poin yang telah diekspektasi oleh para pelaku pasar mendorong EUR menguat dan membawa USD turun. Namun, menurut Dominic Bunning, kepala penelitian FX Erops di HSBC, penguatan EUR ini mungkin terbukti berumur pendek dan dapat menjadi level entri yang baik untuk posisi short EUR.

Adanya ketidakstabilan politik di Italia setelah Perdana Menteri Mario Draghi mengajukan pengunduran dirinya minggu lalu, namun ditolak oleh Presiden dan diminta untuk mempertimbangkan ulang  dan memberitahukan keputusannya apakah akan lanjut atau resign hari ini akan menentukan apakah pemerintahan di Italia akan jatuh atau berlanjut. Adanya gelombang panas yang menyebabkan kebakaran dan kasus kematian di beberapa kota di kawasan Eropa. Serta adanya kemungkinan suplai gas dari Rusia tidak akan didapat oleh kawasan Eropa melalui jalur Nord Stream 1 juga menambah ke dalam beberapa faktor yang dapat melemahkan EUR di perdagangan.

Kesimpulan:

EUR diprediksi akan melemah ke depan dengan adanya berbagai faktor yang memberatkannya dan bahkan jika ECB menaikkan suku bunganya, beberapa negara di kawasan Uni Eropa yang memiliki hutang tinggi akan lebih kesulitan karena jumlah hutang akan meningkat.

Baca Juga :   Harga Yen kembali Tertekan dengan Keputusan BoJ

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk USD, Tren Bearish untuk EUR

Pasangan Pair untuk ditrade: EUR / USD

Timeframe: D1

Target Open Posisi

Resistance 3: 1.05880

Resistance 2: 1.04910

Resistance 1: 1.03752

Target Take Profit

Support 1: 1.02471

Support 2: 1.01515

Support 3: 1.00618

Stop Loss: 1.06887

Sumber:

https://www.reuters.com/business/energy/exclusive-russia-seen-restarting-gas-exports-nord-stream-1-schedule-2022-07-19/

https://www.reuters.com/world/europe/record-temperatures-scorch-europe-wildfires-rage-across-south-2022-07-19/

https://www.reuters.com/markets/europe/ecb-policymakers-discuss-50-bps-rate-hike-this-week-sources-say-2022-07-19/

https://www.reuters.com/markets/europe/dollar-pauses-below-two-decade-peak-markets-ponder-fed-path-2022-07-19/

About Reza Aswin

Check Also

Dollar Kanada Akan Terpengaruh Pelemahan Harga Minyak

Rio Wibawa Instagram: @rw_fxfunda Jakarta, 21 November 2022, 11:14 WIB Harga minyak dunia kembali turun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami