Pelemahan Yen Yang Terlalu Dalam Membuat Trader Berspekulasi Jika BOJ Akan Melakukan Intervensi

Surabaya,29 Juni 2022

Oleh: Leo Andre D

Editor : Steven G. Tunas

Melemahnya nilai mata uang yen Jepang yang memecahkan rekor terendah sejak 1998, membuat pelaku pasar bertaruh bahwa BOJ akan turun tangan untuk menstabilkan yen, karena sudah menyentuh titik terbawah nya sejak 24 tahun terakhir. Diharapkan BOJ juga harus bisa meningggalkan batas 0.25% pada imbal hasil obligasi acuan untuk membiarkan tetap melambung, seperti yang sudah dilakukan oleh negara tetangganya di AS, Kanada, Eropa , dan di Sebagian negara berkembang. Hal ini pula yang membuat taruhan terhadap pasar obligasi jepang bertambah, dimana investor luar negeri menjual 4,8 triliun yen obligasi Jepang dalam seminggu hingga 17 Juni, arus keluar mingguan terbesar dalam data sejak 2001

Namun keputusan Kuroda yang terus memegang teguh  pada pertemuan terbaru bank sentral bahwa terlalu dini untuk mengurangi pelonggaran moneter dengan ekonomi Jepang masih tergagap. Sementara inflasi di jepang sendiri sudah di atas target bank sentral yaitu 2,5% di atas target 2%.Dalam prosesnya, gubernur BOJ yang akan keluar sedang menyiapkan panggung untuk divergensi kebijakan moneter lebih lanjut dengan Federal Reserve dan bank sentral lainnya di seluruh dunia.

Arah Market

Dengan melihat fenomena di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kemungkinan Yen akan menguat sementara karena adanya spekulasi dari pelaku pasar jika yen akan Kembali menguat karena perubahan kebijakan dari BOJ, tetapi kita bisa melihat perbedaan kebijakan antara beberapa bank sentral lain dengan BOJ yang cenderung untuk mempertahankan kebijakan nya dapat menandakan masih terjadinya pelemahan pada yen.

Strategi Plan

Buy USDJPY

Entry Buy

S1: 132.193

S2: 130,847

S3: 129.389

Take Profit

R1: 136.524

R2: 138.226

R3: 139.773

About Reza Aswin

Check Also

Wait & See

Jakarta, 16 Agustus 2022, by Reza Aswin Pendahuluan Pada saat kita mulai trading maka kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami