Pengakuan Resmi Russia Mengakui Dua Republik Separatis Ukraina Timur Dapat Menghambat Pembicaraan Damai

Surabaya,22 Febuary 2022

Oleh: Leo Andre

Editor : Steven G. Tunas

 

Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui dua republik separatis yang memproklamirkan diri di Ukraina timur, sebuah langkah yang menggagalkan pembicaraan damai yang dimediasi Eropa dan semakin meningkatkan ketegangan dengan Barat.Tentu nya hal tersebut memicu pertentangan dari pihak AS serta uni Eropa, termasuk negara negara di timur blok itu. Membuat PBB akan bertemu senin malam dan AS yang memindahkan personelnya dari Ukraina ke Polandia. Dilain sisi Putin juga memerintahkan pasukan nya untuk ke wilayah separatis. Meskidemikian Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang dan bisa memicu respon AS dan sekutu nya tentang sebagai invasi yang terbuka dan dapat memicu sanksi ekonomi yang jauh lebih besar karena pengakuan nya di wilayah separatis Ukraina. Langkah-langkah tersebut kemungkinan akan mencakup sanksi ekonomi tetapi tidak akan menjadi langkah-langkah ekonomi yang lebih parah yang telah diperingatkan AS akan dikenakan jika Putin bergerak maju dengan invasi.

 

Dilain sisi Inggris memaksakan sanksi kepada Russia yang memungkinkan para menteri untuk menghukum bisnis dan individu Rusia di berbagai sektor termasuk layanan keuangan, bahan kimia, konstruksi, pertahanan, elektronik, energi, pertambangan, transportasi dan komunikasi, dan digital. Akan ada sanksi lebih lanjut jika serangan nyata ke Ukraina terjadi, kata Menteri Luar Negeri Liz Truss. Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Charles Michel mengatakan sebelumnya dalam sebuah pernyataan bersama bahwa langkah Putin adalah “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional serta perjanjian Minsk,” mengacu pada perjanjian di mana Rusia telah mengakui kedua wilayah tersebut sebagai bagian dari Ukraina, yang turut memperingatkan Russia akan meluncurkan serangan siber untuk mengganggu pembayaran elektronik dan sistem layanan online jika meluncurkan serangan militer terhadap Ukraina.Tentu nya ini dapat membuat ketegangan geopolitik semakin memanas yang membuat harga komoditas seperti Oil dan gold akan naik, Para pelaku pasar juga akan mencari asset save heaven dan berada dalam kondisi risk off mengigat ketegangan geopolitik dan ketidak jelasan akan perdamaian akan terjadi. Meski secara jangka Panjang harga emas bisa tertekan karena pengaruh dari The Fed dalam kenaikan suku bunga nya.

Baca Juga :   Dolar Kembali Melemah Setelah Komentar "Hawkish" Dari Bank Sentral Kanada

Dampak Terhadap Pasar: XAU/USD Bearish

Entry Sell:

R1: 1918.75

R2: 1938.92

R3: 1965.39

Take Profit:

S1: 1864.57

S2: 1834

S3: 1792.10

Sumber Berita:

https://foto.kompas.com/video/read/2022/2/22/243d16454960866b5f6116/rusia-resmi-akui-kemerdekaan-dua-wilayah-di-ukraina-timur

https://www.bloomberg.com/news/articles/2022-02-21/u-s-agrees-to-biden-putin-summit-in-principle-ukraine-update

About Reza Aswin

Check Also

Aksi Demonstrasi Massal Di Tiongkok Membukukan Kekuatan Safe Haven

Rio Wibawa Instagram: @rw_fxfunda Jakarta, 28 November 2022, 13:39 WIB Demonstrasi massal terjadi selama akhir …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami