Saturday , 27 November 2021

Powell memperkuat sikap dovish, US Dolar masih bearish, Australia Sudah melonggarkan lockdown terhadap New Zealand

Jakarta, 18 Maret 2021 : 07.00 WIB, by Widitya Satrio P.

Dolar AS masih berada dalam posisi defensif pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga sepanjang tahun 2023 walaupun melihat pemulihan berbentuk V di ekonomi terbesar dunia itu. Hal ini membuat para investor untuk membuang dolar dan bergegas ke mata uang yang lebih sensitif terhadap resiko karena Ketua jerome Powell, bernada dovish, mengurangi spekulasi prospek ekonomi yang lebih kuat dapat mendorong bank sentral untuk menarik kembali stimulusnya. Indeks dolar turun 0,5% ke level terndah dalam dua minggu. Dolar Australia naik ke level tertinggi dua minggu $0,78105. Setelah The Fed memperkirakan pemulihan ekonomi yang cepat dari pandemi dan mengatakan akan mempertahankan suku bunga mendekati nol, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor tertinggi pada hari Rabu, pertama kalinya Dow ditutup di atas 33.000 poin.Β  Wall Street memperpanjang kenaikan setelah Jerome Powell mengatakan selama konferensi pers bahwa terlalu dini untuk membahas langkah-langkah tapering-off untuk mendukung ekonomi yang sedang berjuang. Setelah pernyataan the Fed, imbal hasil Treasury 10 tahun lebih rendah menjadi 1,6374%. Dow Jones Industrial Average naik 0,58% menjadi 33.015,37 poin, S&P 500 naik 0,29% menjadi 3.974,12. Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 13.525,20. McDonald’s Corp naik 1,9%.

https://www.reuters.com/article/us-global-forex/dollar-wobbles-after-fed-pushes-back-against-rate-hike-speculation-idUSKBN2BA01D?il=0

https://www.reuters.com/article/us-usa-stocks/sp-500-and-dow-end-at-record-highs-after-fed-projects-stronger-economy-idUSKBN2B91HC?il=0

Australia dan New Zealand merupakan dua negara bertetangga yang telah berhasil menahan sebagian besar penyebaran virus corona di dalam negeri. Perbatasan Australia sebagian besar telah terbuka untuk New Zealand sejak Oktober lalu. Tetapi New Zealand masih menunda dalam pelonggaran karena masih adanya kelompok Covid 19 baru di Australia. Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa pengaturan perjalanan dua arah ada di tangan New Zealand. Morisson mengatakan kepada wartawanβ€œ jika pemerintah New Zealand tidak ingin warga Australia mengunjungi New Zealand dan membelanjakan uang di Queenstown atau Wellington atau bagian lain negara itu, itu masalah mereka” maka artinya Australia sudah siap dengan perputaran ekonominya yang lebih baik.

https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-newzealand-austral/new-zealand-says-close-to-a-travel-arrangement-with-australia-idUSKBN2BA00O?il=0

Efek terhadap Pasar :

Pelemahan mata uang USD tarhadap AUD (AUDUSD)

Data ekonomi :

USD = -1

AUD = 2

Buy di area Support :

Support 1 = 0.77275

Support 2 = 0.76529

Support 3= 0.76161

Take profit di area Resistance :

Resistance 1 = 0.78389

Resistance 2 = 0.79065

Resistance 3 = 0.79503

Efek terhadap Pasar :

Pelemahan mata uang NZD tarhadap USD (NZDUSD)

Data ekonomi :

USD = -1

NZD = -3

Sell di area Resistance :

Resistance 1 = 0.72794

Resistance 2 = 0.73296

Resistance 3= 0.74149

Take profit di area Support :

Support 1 = 0.71640

Support 2 = 0.70850

Support 3 = 0.70269

 

About Reza Aswin

Check Also

Inflasi Inggris berada di Tingkat Tertinggi dalam 10 Tahun

Rio Wibawa Jakarta, 18 November 2021, 09:17 WIB   Angka data inflasi Inggris yang berada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami