Powell Mengatakan Belanja Konsumen Amerika Serikat Tetap Solid

Jakarta , 10 Juli 2024 By. Reza Aswin

 

Apa yang terjadi di pasar

Ketua Fed Jerome Powell, dihadapan Senat Perbankan Amerika Serikat mengakatan bahwa “ Ekonomi AS terus tumbuh dengan pesat, meskipun terjadi perlambatan GDP. Namun, permintaan domestic swasta tetap kuat, dengan peningkatan belanja konsumen yang lebih lambat tetapi tetap solid”. Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat saat ini sangat bergantung kepada konsumsi, sehingga Fed akan selalu melihat data konsumsi, yang sangat berhubungan dengan data inflasi dan tingkat pengangguran. Keadaan ini yang membuat Powell berkeras untuk menahan suku bunga tinggi selama 1 tahun terakhir, untuk meredam angka inflasi yang pernah meningkat mencapai 9,1% pada tahun lalu. Hasil yang dicapai oleh Fed dalam satu tahun teraakhir antara lain, inflasi 3,3%, tingkat pengangguran 4,1% dan pengeluaran belanja konsumsi pribadi berada pada level 2,6% dengan pertumbuhan ekonomi 1,4%. Dari data ini maka wajar apabila tadi malam Powell mulai khawatir bahwa mempertahankan suku bunga terlalu tinggi dalam jangka waktu lama dapat membahayakan pertumbuhan ekonomi. “ Pemotongan suku bunga yang terlalu lambat atau terlalu sedikit dapat melemahkan aktivitas ekonomi dan lapangan kerja secara tidak semestinya” tambah Powell. Dari sini pasar memperkirakan pemotongan suku bunga dapat dilakukan pada bulan September dan satu kali lagi diakhir tahun.

Baca Juga :   The Proposals : Ball now in creditors

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Cenderung Bullish – EURUSD = Cenderung Bullish – GBPUSD = Cenderung Bullish

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 2320  – 2352 dengan target 2377 – 2405

Stoploss 2269

Grafik XAUUSD time frame D1

EURUSD: BUY

Buy Limit: 1.0722  – 1.0788 dengan target 1.0857 – 1.0915

Stoploss 1.0599

Grafik EURUSD time frame D1

GBPUSD: BUY

Buy Limit: 1.2707  – 1.2757 dengan target 1,2825 – 1.2867

Stoploss 1.2621

Grafik GBPUSD time frame D1

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Dengar Pendapat Powell Di Hari Kedua

Jakarta , 11 Juli 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami