Powell Tidak Menyebutkan Tanggal Pemotongan Suku Bunga

Jakarta , 03 Juli 2024 By. Reza Aswin

 

Apa yang terjadi di pasar

Ketua The Fed Jerome Powell dalam Forum Perbankan di Portugal, tidak mau menyebutkan tanggal tertentu untuk pemotongan suku bunga. Walaupun Powell cukup puas terhadap kemajuan inflasi yang diperangi selama setahun terakhir, tetapi dia masih ingin melihat lebih banyak lagi data sebelum merasa percaya diri untuk memangkas suku bunga. Powell menambahkan bahwa jika terlalu cepat memotong suku bunga, maka akan dapat mengembalikan angka inflasi yang sudah mereda, tetapi jika terlalu lambat maka beresiko terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat kedepannya. Dari pernyataan Powell tersebut maka para pengamat ekonomi memperkirakan bahwa suku bunga akan tetap di level 5,25 % – 5,5% pada pertemuan FOMC tanggal 31 Juli 2024. Pada awal tahun ini para pengamat memprediksi bahwa pemotongan suku bunga akan dilakukan sebanyak enam kali dan kemudian disesuaikan menjadi dua kali, tetapi dalam rapat FOMC pada bulan lalu diperkirakan pemotongan suku bunga hanya akan dilakukan satu kali.

Baca Juga :   Rusia Memberhentikan Aliran Gas menuju Polandia dan Bulgaria

Dari Timur Tengah dilaporkan bahwa ketegangan diperbatasan Lebanon kembali meningkat akibat Israel melakukan baku tembak dengan Hizbullah. invasi Israel ke Lebanon untuk memukul mundur Hizbullah akan menyebabkan perang di kawasan tersebut dan menyeret Iran dalam konfrontasi yang terjadi.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi Indeks XAUUSD = Sidewayas Cenderung Bullish – USDCAD = Cenderung Bearish – CHFJPY = Sideways Cenderung Bearish

Trading Plan :

XAUUSD: BUY
Buy Limit: 2292  – 2320 dengan target 2348 – 2377
Stoploss 2237

Grafik XAUUSD time frame D1

USDCAD: SELL
Sell Limit: 1.3685  – 1.3722 dengan target 1.3584 – 1.3624
Stoploss 1.3775

Grafik USDCAD time frame D1

CHFJPY: SELL
Sell Limit: 179.27  – 180.63 dengan target 175.52 – 177.29
Stoploss 183.12

Grafik CHFJPY time frame D1

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.

Baca Juga :   Speech Chairman Ben S. Bernanke

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Dengar Pendapat Powell Di Hari Kedua

Jakarta , 11 Juli 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami