Prospek Harga Emas Dunia

Jakarta, 01 Juli 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar
Propek harga emas dunia masih menjadi perhatian para pelaku pasar. Walaupun Bank Sentral China PBOC menyatakan penghentian pembelian emas pada tanggal 7 Juni, tetapi minat pembelian oleh investor terus meningkat karena angka inflasi global yang meningkat serta memanasnya tekanan geopolitik. Lebih dari 40 negara di dunia menyelengarakan pemilu di tahun ini dan ketidakpastian rantai pasokan akibat perang di Ukraina serta di jalur Gaza memberikan dorongan angka inflasi global semakin sulit diprediksi kedepannya. Permintaan yang kuat atas instrument keuangan dalam bentuk emas muncul disaat imal hasil yang lebih rendah karena bank sentral negara maju mulai melakukan pemotongan suku bunga. Pembelian terhadap instrument emas ini tentunya akan terus terjadi sampai akhir tahun, walaupun harga emas dunia tinggi.

Pagi ini data Tankan Jepang dirilis dengan hasil Indeks manufacturing Tankan terlihat meningkat dari 11 menjadi 13 dan Indeks sektor jasa dan retail Tankan turun dari 34 ke 33 dengan Final manufacturing berada pada index 50. Dari data ini terlihat bahwa sektor pabrikan di Jepang terlihat lebih baik dibandingkan 2 tahun lalu, walaupun terjadi penurunan data di sektor Jasa dan Retail. Data Tankan Jepang ini merupakan salah satu indicator ekonomi yang diperhatikan oleh BOJ untuk membuat kebijkakan moneter pada akhir bulan ini.

Baca Juga :   Bank of Japan Rawan Intervensi

Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi Indeks XAUUSD = Cenderung Bullish – USDJPY = Cenderung Bearish – CHFJPY = Cenderung Bearish

Trading Plan :

XAUUSD: BUY
Buy Limit: 2292  – 2320 dengan target 2348 – 2377
Stoploss 2237

Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 161.48  – 162.72 dengan target 158.28 – 159.70
Stoploss 164.50

Grafik USDJPY time frame D1

CHFJPY: SELL
Sell Limit: 179.27  – 180.63 dengan target 175.52 – 177.29
Stoploss 183.12

Grafik CHFJPY time frame D1

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Dengar Pendapat Powell Di Hari Kedua

Jakarta , 11 Juli 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami