Thursday , 24 September 2020

Psikologi Trading : Roma Tidak Dibangun Dalam Satu Hari

Reza Aswin | 15 May 2015

 

Imbas melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia, baru mulai terasa di Indonesia. Banyak pabrik, property dan bidang jasa mulai terlihat agak lesu, dimana margin keuntungan perusahaan menjadi terkikis karena omzet terus menurun sedangkan harga bahan baku terus meroket, tetapi harga jual tidak dapat dinaikkan jika tidak ingin kehilangan konsumen.

Dalam keadaan ekonomi yang relatif sulit ini membuat bisnis menjadi memburuk,  dan giliran bisnis Keuangan mulai menghampiri kita. Bisnis keuangan mulai dari instrument bank , multi level marketing sampai ke  Money Game, mulai melancarkan strategi iming iming untung besar dengan modal kecil dan tanpa bekerja. “ Biarkan Uang yang berkerja untuk anda dan bukan anda yang bekerja untuk uang” merupakan slogan yang dikumandangkan oleh para marketing bisnis ini, dimana kata kata sakti itu seakan akan menghipnotis calon client bahwa bisnis keuangan merupakan passive income di saat ekonomi memburuk.

Bisnis Forex merupakan salah satu bisnis keuangan yang akan menghampri kita dalam beberapa waktu kedepan (atau anda memang sudah masuk dalam bisnis ini) mengingat pasukan marketing bisnis yang satu ini, jumlahnya` sangat banyak dan agresif serta mempunyai penampilan yang sangat prima dibandingkan bisnis lainnya. Di Internet pun semua websites yang kita buka selalu terlihat ramai perusahaan yang menawarkan promosi dan kemudahan untuk kita memasuki bisnis ini. Spread from 0, No Comission, No Swap, tranfer local bank etc etc bla bla bla……tetapi pernahkah kita bersama berfikir, dari mana brokers mendapatkan keuntungan jika semua fasilitas diberikan kepada client dan semua bernilai NOL.  Secara umum maka kita dapat katakan bahwa keuntungan brokers tersebut berasal dari berkurangnya Modal yang kita tanamkan di broker tersebut. Dengan berjalannya waktu maka sebagian international broker dan local broker berubah wajah menjadi broker yang lebih manusiawi dimana pada prisipnya : “Masih lebih banyak Nasabah yang tidak teredukasi sehingga broker tidak perlu mengganggu transaksi mereka, dimana  ujung ujung nya mereka akan loss juga. Sehingga buat apa Broker masih bersikeras menjadi market maker dengan dealing desk didalamnya ?”

ROME Wasn’t Built in a Day, merupakan kata yang sangat bijak dimana terkadang kita melihat bisnis forex sebagai bisnis perdagangan yang dapat menghasilkan untung besar dengan kerugian yang berimbang dengan keuntungan yang didapat, sehingga berbagai kalangan mengatakan bahwa bisnid ini “ High Risk High Gain”. Bisnis Forex bukanlah suatu PROYEK, tetapi berbisnis forex merupakan suatu PROSES dan banyak dari kita melupakan ini. Tidak ada seorang Jenderal yang tidak pernah melewati pangkat Letnan ? dan hanya prajurit prajurit yang disiplin dan selalu mengembangkan dirinya sendiri yang dapat dipromosikan sebagai jenderal. Begitu pula dengan Client yang menempatkan trading for living sebagai profesi sehari hari.

Terus belajar , terus mengembangkan diri dan terus mengasah analisa, sehingga menemukan metode trading yang cocok dengan karakteristik diri sendiri. Trader yang hebat bukanlah trader yang tidak pernah salah dan tidak pernah loss. Trader hebat adalah trader yang dapat membuat strategi yang bagus dan dapat mengikuti rencana dia dengan baik. Setup psikologi trading anda bahwa semua traders hebat pasti pernah rugi dan salah. Bahkan mereka percaya bahwa mereka hebat karena mereka pernah rugi dan pernah kalah. Yang penting bagaimana hasil trading average selama 6 atau 12 bulan. Bukan hanya 1 -3 bulan saja. Apakah kita siap menjadi JENDERAL yang dapat memimpin seluruh prajurit dimedan perang dan keluar sebagai pemenang ? Jenderal yang mempunyai reputasi dalam/ luar negeri,, disiplin dan mempunyai strategi perang yang terlah teruji dimedan perang tentunya. Jika iya maka anda adalah Master Trader yang kita cari selama ini, Master Trader di dunia ini tidak akan ada yang abadi, sama seperti seorang Jenderal, dimana saat popularitasnya memudar maka dia memasuki masa PENSIUN atau di PENSIUN kan.

About Reza Aswin

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia, Email : rezafile1966@gmail.com

Check Also

Oracle

Oracle Reza Aswin, 28 november 2017 Setiap orang pasti bisa meramal atau memprediksi, asalkan mempunyai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami