Rumah Sakit di Sydney Kewalahan menghadapi Jumlah Kasus Covid-19

Jakarta, 26 Agustus 2021, 10:52 WIB Oleh Rio Wibawa

 

Kasus covid-19 di Sydney kembali menyentuh rekor harian tertinggi pada hari Rabu kemarin di angka 919 kasus. Jumlah kasus yang banyak ini telah membuat rumah sakit di Sydney kewalahan. 2 rumah sakit besar di Sydney sampai harus mendirikan tenda di luar rumah sakit untuk merawat para pasien. Walaupun telah berada di bawah aturan lockdown sekitar 2 bulan, angka penyebaran kasus covid-19 terus meningkat di Sydney. Selain itu, jumlah kasus harian di Victoria yang kemarin mengalami penurunan ke angka 45 kasus, kembali meningkat menuju angka 80 kasus. Pemerintah Australia sebulan yang lalu sudah menyetujui rencana untuk pembukaan dan pengangkatan aturan lockdown di Australia jika angka vaksinasi sudah mencapai 70%-80% namun rencana ini diprediksi dapat ditunda akibat terus meningkatnya jumlah kasus covid-19 terutama di Sydney serta hanya sekitar 32% rakyat Australia yang telah divaksinasi 2 dosis. Terus meningkatnya jumlah kasus covid-19 di Australia serta mulai kewalahannya rumah sakit dapat melemahkan AUD.

 

Kesimpulan:

Terus meningkatnya jumlah kasus covid-19 di Sydney yang membuat rumah sakit mulai kewalahan menangani jumlah pasien covid-19 dapat mendorong pelemahan AUD.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bearish untuk AUD

 

Pasangan Pair untuk ditrade: AUD / CHF

 

Indikator Nilai Ekonomi:

AUD = -0.55

CHF = +0.87

 

Timeframe: D1

 

 

Target Open Posisi

Resistance 3: 0.67953

Resistance 2: 0.67445

Resistance 1: 0.67030

 

Target Take Profit

Support 1: 0.65856

Support 2: 0.65409

Support 3: 0.64962

Sumber:

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/australian-government-urges-states-stick-covid-19-reopening-plans-2021-08-24/

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/sydney-hospitals-erect-emergency-tents-amid-delta-surge-2021-08-25/

About Reza Aswin

Check Also

Krisis Bahan Bakar Membuat Warga Inggris Lebih Berhati Hati Dalam Berbelanja

Surabaya 12 Oktober 2021 Oleh: Leo Andre             Konsorsium Ritel Inggris mengatakan belanja ritel kehilangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami