Sepakat Untuk Tidak Sepakat Setelah Brexit

Jakarta, 8 Maret 2021, 8.06 WIB, Stanislaus Adrian Pratama

Perjanjian kerja sama antar beberapa negara perserikatan Eropa dengan Inggris masih belum bertemu di titik tengah. Beberapa kendala muncul setelah Brexit terjadi, Boris menyatakan ini hanya masalah “teknikal”. Salah satu negara bagian yang terdampak adalah Irlandia. Menurut EU, hal yang dilakukan pemerintah Inggris telah melanggar kesepakatan dagang Brexit, namun menurut Pemerintah Inggris, mereka sudah memberikan kelonggaran yang lebih untuk Irlandia, dan penyesuaian ini akan berakhir pada 1 October 2021. Jika hal ini tidak kunjung membaik, maka EU akan “infringement procedure” kepada pemerintah Inggris. Ketegangan ini akan tidak menguntungkan posisi EU, karena beberapa kebutuhan negara bagian EU tergantung pada Inggris. Sentimen ini akan melanjutkan perlemahan Euro terhadap Pounsterling.

https://www.reuters.com/article/us-britain-eu-frost/shake-off-your-ill-will-britain-tells-eu-over-post-brexit-trade-idUSKBN2AZ06X

Pair      : EURGBP
OP        : Sell

Price    : 0.86234 – 0.86297
TP        : 0.85976 – 0.8591

About Reza Aswin

Check Also

Pemulihan Ekonomi dan Kesuksesan Vaksin Covid-19 di Inggris Membuat Pairs GBPJPY Cenderung Bullish

Depok, 22 April 2021 ; 06.30 WIB by Daniel Octavianus Inggris telah sukses melakukan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami