Wednesday , 30 November 2022

Tingkat Inflasi di Amerika Serikat Turun Di Bawah Ekspektasi, USD Melemah Tajam

Rio Wibawa

Instagram: @rw_fxfunda

Jakarta, 11 November 2022, 12:04 WIB

Data semalam menunjukkan inflasi di Amerika Serikat turun melebihi data sebelum dan prediksi para analis. Angka CPI (MoM) menunjukkan inflasi di angka 0.4% sama seperti data bulan sebelum namun di bawah perkiraan 0.6%. Angka CPI (YoY) menunjukkan inflasi turun ke angka 7.7%, turun dari data sebelumnya di 8.2% dan perkiraan para analis di 8.0%. Penurunan data inflasi ini mendorong adanya keyakinan di kalangan pelaku pasar bahwa efek dari kenaikan suku bunga garesif The FED sudah mulai terasa dan akan menyebabkan The FED menjadi kurang agresif (memperlambat besaran kenaikan suku bunga) di meeting-meeting berikutnya. Hal ini menyebabkan adanya pelemahan signifikan untuk USD dan mendorong seluruh pasangan mata uang menguat terhadap USD. Walau begitu, banyak pejabat The FED semalam mengatakan bahwa satu data ini tidak akan mengubah strategi The FED yang masih ingin melihat bukti konkrit inflasi akan terus turun. Namun, USD diperkirakan akan melemah untuk sementara waktu itu karena sentimen pelemahan USD ini sedang dicerna oleh para pelaku pasar. Di sisi lain, salah satu pasangan mata uang yang dapat menguat cukup kuiat untuk beberapa waktu ke depan adalah EUR dimana berita terbaru menyatakan bahwa Rusia telah mulai memberikan perintah untuk menarik mundur pasukannya yang berada di Kherson, salah satu daerah yang sebelumnya telah dikuasai dan diumumkan oleh Rusia sebagai daerahnya.

Kesimpulan:

Adanya data inflasi yang turun menandakan adanya sentimen di pasar bahwa The FED akan menjadi kurang agresif dan hal ini akan membebani mata uang USD ke depan.

Efek terhadap Pasar: Tren Bullish untuk EUR, Tren Bearish untuk USD

Baca Juga :   Pengendalian Inflasi tanpa Kenaikan Suku Bunga

Pasangan Pair untuk ditrade: EUR / USD

Timeframe: D1

Target Open Posisi

Support 1: 1.01280

Support 2: 1.00120

Support 3: 0.98959

Target Take Profit

Resistance 3: 1.05310

Resistance 2: 1.03723

Resistance 1: 1.02318

Stop Loss: 0.97677

Sumber:

https://www.cnbc.com/2022/11/10/stock-market-futures-open-to-close-news.html

https://www.reuters.com/markets/global-markets-wrapup-1-pix-2022-11-10/

https://www.cnbc.com/2022/11/09/stock-market-futures-open-to-close-news.html

https://www.reuters.com/markets/global-markets-wrapup-1-2022-11-11/

https://www.cnbc.com/2022/11/10/fed-officials-welcome-inflation-news-but-still-see-tighter-policy-ahead.html

https://www.reuters.com/markets/us/traders-see-fed-getting-less-aggressive-after-inflation-report-2022-11-10/

https://www.reuters.com/markets/currencies/dollar-dives-investors-cheer-after-us-inflation-misses-forecasts-2022-11-11/

https://www.cnbc.com/2022/11/10/russia-ukraine-war-updates.html

https://www.cnbc.com/2022/11/10/russias-withdrawal-from-kherson-another-humiliation-for-putin.html

About Reza Aswin

Check Also

Dollar Kanada Akan Terpengaruh Pelemahan Harga Minyak

Rio Wibawa Instagram: @rw_fxfunda Jakarta, 21 November 2022, 11:14 WIB Harga minyak dunia kembali turun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami