US Dollar , Gold and Euro

Reza Aswin, 19 Maret 2016

 

US Dollar , Gold and Euro

 

Sudah dibahas di artikel saya terdahulu bahwa The Fed mulai meng Amin kan, bahwa Krisis Ekonomi Global memang terjadi dan Amerika ternyata tidak Imun terhadap goncangan yang terjadi di China dan melorotnya harga minyak dunia. Pertanyaannya adalah Bagaimana dengan US Dollar, Gold dan Euro ?

US Dollar

Mata uang Amerika ini, memang 3 minggu berturut turut menurun dan dirasa oleh banyak kalangan sebagai tindakan yang berlebihan, tetapi setalah The Fed mulai meredakan kenaikan suku bunga yang agresif dari 4x kenaikan menjadi 2x kenaikan di tahun 2016 dengan kenaikan suku bunga sekitar 1,8% dari 0,5%. Seluruh forecast di turunkan sehingga pelaku pasar pesimis bahwa Juli The Fed akan menaikan suku bunga dan ini membuat beting hedge fund dan ekonom dunia untuk melepas US Dollar, Tetapi dalam jangka pendek tentunya US Dollar kan menguat sementara karena di Grafik Daily sudah terlalu oversold sehingga koreksi pasti akan terjadi. Sedangkan Index Dollar pada time frame weekly terlihat terlihat pelemah US Dollar sepertinya berlanjut.

Index Dollar 19 Maret 2016

GOLD

Hasil FOMC Meeting yang bersifat Dovish telah mengirim ekuitas naik secara kontinyu tetapi tidak mengirim Gold dibawah level 1200. Pelemahan US Dollar dan  kembali Korea Utara mengadakan Uji coba Peluru Kendali dengan jangkauan 800 km Jumat kemarin serta bom di ibu kota Turky akan tetap menjaga Gold tetap berkilau untuk beberapa waktu kedepan.Terlihat bahwa adanya perubahan Market sentiment di Gold, dimana yang biasa terlihat adalah penguatan di stock akan melemahkan Gold dan saat ini terlihat bahwa penguatan pasar ekuitas tidak membuat Gold turun drastis, bahkan sebaliknya jika dilihat dari Grafik Weekly bahwa 1239 – 1240 merupakan bottom dengan target 1292 – 1300 dalam beberapa waktu kedepan. Kunci dari Gold saat ini adalah Penguatan dan Pelemahan US Dollar, sehingga sedikit saja ekuitas terkoreksi turun maka Gold akan melanjutkan kenaikan secara signifikan.

Gold 19 Maret 2016

EURO

Banyak dari para pelaku pasar yang optimis menjual Euro saat kebijakan moneter ECB memutuskan penurunan suku bunga menjadi 0% dan penambahan QE sebesar 80 Milyard Euro/ bulan guna memperluas pembelian Asset. Tetapi setelah mario draghi melakukan Press Conference tiba tiba euro kembali menguat secara kontinyu karena dipicu oleh statement Super Mario yang mengatakan tidak akan membuat suku bunga menjadi di bawah NOL. Coba kita sama sama mencermati bahwa apa yg ada dikepala Mario Drgahi sehingga dia tidak akan menurunkan suku bunga ECB  menjadi negatif. dari beberapa pandangan ekonom dunia bahwa ECB sebenarnya tidak mau turut serta dalam Currency War dengan mengikuti jejak Bank Sentral Norwegia, Swiss dan japan, tetapi jika diperhatikan bahwa ECB Justru menutup pintu penurunan suku bunga tetapi mulai membuka pintu terhadap pembelian asset secara langsung. Seperti halnya bank of england yang mengatakan bahwa jika penurunan suku bunga dibawah NOL secara global dapat menyebabkan Stock Market naik dan Financial Market turun yang akan berujung pada ” SUM ZERO GAME” karena bisnis financial tidak terlindungi. Memperluas pembelian asset merupakan cara yang akan ECB dimasa yang akan datang. Euro akan mempunyai Resistance kuat di Level 1.1380 dan 1.1480 karena penguatan euro akan membuat eksportir menajdi merugi dan tidak akan membuat perekonomian euro lebih baik. target euro terendah adalah 1.0890

Euro 19 Maret 2016

About Reza Aswin

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia, Email : rezafile1966@gmail.com

Check Also

Party is Over

Reza Aswin, 8 Mei 2017 Party is Over   Bagi para analis Fundamental, ini merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami