USD MENGUAT MENJELANG FOMC

Surabaya, 25 Januari 2022, 09.32 WIB by Lenny Ekawati

 

Dengan varian virus corona Omicron yang melanda seluruh Eropa, pemerintah telah mendorong warga untuk tinggal di rumah dan menghindari bersosialisasi sementara melonjaknya harga telah membuat konsumen enggan berbelanja. Euro tergelincir 0,08% menjadi $ 1,1323, meninggalkannya di dekat pertengahan kisaran minggu lalu. Semalam jatuh ke level $1,1291 untuk pertama kalinya sejak 10 Januari.

Dolar AS yang aman melayang di dekat level tertinggi dua minggu terhadap mata uang utama pada hari Selasa di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang laju pengetatan kebijakan Federal Reserve yang lebih cepat dan potensi konflik militer di Ukraina. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik tipis menjadi 95,920, setelah naik setinggi 96,135 semalam untuk pertama kalinya sejak 10 Januari.

 

Efek Terhadap Pasar : Trend BEARISH untuk EUR / USD

Timeframe : D1

Target Open Posisi                                          Target Close Posisi

SELL Limit                                                        Take Profit
R1 : 1.1350                                                      TP1 : 1.1294

R2 : 1.1376                                                      TP2 : 1.1264

R3 : 1.1406                                                      TP3 : 1.1238

Sumber :

https://www.reuters.com/world/europe/euro-zone-recovery-stuttered-jan-omicron-hit-services-pmi-2022-01-24/

 

https://www.reuters.com/markets/europe/dollar-near-two-week-high-amid-jitters-over-hawkish-fed-ukraine-tensions-2022-01-25/

About Reza Aswin

Check Also

Angka CPI Amerika Serikat Menurun, Namun Masih Melebihi Ekspektasi

Rio Wibawa Jakarta, 12 Mei 2022, 11:59 WIB   Tingkat inflasi Amerika Serikat yang dirilis …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami