USDCAD Cenderung Bearish Karena Pasokan Minyak Mentah Yang Berkurang

Tangerang, 25 Februari 2021 oleh Suzan Tengkar

Perdagangan Rabu kemarin harga minyak naik ke level tertinggi baru dalam 13 bulan setelah data pemerintah AS menunjukkan penurunan produksi minyak mentah setelah pembekuan yang dalam menganggu produksi pekan lalu. Tentunya hal ini akan mempengaruhi mata uang  CAD sebagai negara penghasil minyak.

Sedangkan di Amerika, Ketua The Fed Jarome Powell berhasil mengatasi keresahan pasar atas imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang melonjak. Ia menegaskan suku bunga akan tetap rendah untuk waktu yang lama, dan tidak akan mengurangi jumlah percetakan uang. Artinya pemulihan pereknomian uang AS masih membutuhkan waktu yang tidak cepat minimal 3 tahun dan ini akan melemahkan mata uang USD

 

Sumber berita :

https://www.reuters.com/article/us-global-oil/oil-rises-after-data-shows-slump-in-u-s-output-amid-texas-freeze-idUSKBN2AO05G?il=0

https://www.reuters.com/article/us-global-markets/asian-shares-jump-after-powell-nixes-rate-hike-fears-idUSKBN2AP021?il=0

 

Pengaruh terhadap pasar Forex :

Kurangnya pasokan minyak membuat USDCAD cenderung Bearish.

 

Trading Plan :

Sell Limit USD CAD : R1  1.2569

R2 1.2630

R3 1.2663

Take Profit                :  S1  1.2476

S2  1.2444

S3  1.2383

About Reza Aswin

Check Also

Pemulihan Ekonomi dan Kesuksesan Vaksin Covid-19 di Inggris Membuat Pairs GBPJPY Cenderung Bullish

Depok, 22 April 2021 ; 06.30 WIB by Daniel Octavianus Inggris telah sukses melakukan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami