Tuesday , 27 September 2022

Wait & See

Jakarta, 16 Agustus 2022, by Reza Aswin

Pendahuluan

Pada saat kita mulai trading maka kita sadar bahwa bisnis trading forex on line ini adalah bisnis dan ini adalah perdagangan yang bisa profit atau loss atau hilang modal atau dapat recovery atau profit konsisten, apabila berada pada Broker yang fair tentunya dan bukan seperti Broker WELTRADE  yang termasuk broker SCAM. Dalam trading ada opsi yang dapat diambil Trader yaitu Buy – Sell dan 1 lagi yang kebanyakan trader lupa adalah opsi WAIT & SEE. Sebenarnya opsi Buy atau Sell dapat diartikan pasar sedang trending dan Wait & See lebih cenderung pasar terlihat sideways, walaupun tidak selalu benar pernyataan tersebut, karena bergantung pada time frame dan karakter dari trader itu sendiri.

Semua trader bisa trading dan semua analis bisa menganalisa tetapi hanya 1 yang mereka tidak bisa, yaitu membuat harga Naik atau Turun. Banyak dari kita tidak mempunyai Strategy Trading dan Trading Plan sehingga hanya menginginkan harga sesuai dengan open position kita. Apa, Mengapa dan Bagaimana ini bisa terjadi maka akan kita bahas pada webinar Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 19.00 WIB

Fundamental

Saat ini memang China dan Amerika Serikat sedang terjadi konflik geopolitik dimana Parlemen Amerika Serikat berkunjung dan memberi dukungan terhadap Taiwan, sehingga membuat Pemerintah China melakukan siaga di laut China Selatan. Berbeda dengan Rusia, tentunya Pemerintah China lebih banyak melakukan diplomasi dibandingkan peperangan, ini terlihat bahwa Presiden China Xi Jinping akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Bidden pada bulan November tahun ini. Keadaan ini yang membuat harga emas naik tidak terlalu tinggi atau turunnya tidak terlalu rendah. Disisi lain harga minyak dunia telah mencapai $88 / barel dimana ini menunjukan bahwa angka inflasi di Amerika Serikat mulai dapat terkendali sehingga harga harga menjadi kembali turun termasuk harga komoditas. Dan jika berpegang pada strategy kebijakan The Fed yang akan menurunkan kenaikan suku bunga dibawah 75 bps jika data Inflasi melemah dan sector tenaga kerja terlihat solid. Keadaan ini dapat membuat The Fed mengubah strategy kebijakan moneternya pada bulan September.

Data Ekonomi

Pada hari ini memang tidak ada data yang signifikan bagi Amerika Serikat, selain Industrial Production yang diprediksi menguat.

Sedangkan dari Eropa akan berita ZEW economic sentiment yang diprediksi  melemah.

Para pelaku pasar sedang menunggu Data Retail Sales Amerika pada esok hari yang diprediksi cenderung melemah dan FOMC meeting minutes yang dirilis pada Kamis dini hari.

Analisa

  • Untuk hari ini US Dollar akan terlihat sideways dimana akan terjadi sedikit penguatan pada hari ini.
  • Mata uang seperti Yen jepang, mata uang Euro akan mengalami pelemahan
  • Gold dan Oil sebaiknya dihindari pada harga saat ini

Disclaimer :

  • Tulisan pada artikel ini bukan DAILY SIGNAL sebaiknya gunakan ini sebagai Pengetahuan.
  • Trading forex on line adalah instrument keuangan paling berbahaya di dunia, jangan pernah gunakan uang Bank atau Pinjaman atau uang untuk keperluan rumah tangga.
  • Trading forex on line dapat beresiko habisnya dana yang disetorkan sehingga dianjurkan tidak untuk penderita Jantung dan penyakit dalam lainnya.

About Reza Aswin

Check Also

Harga Minyak Naik Mendekati Musim Dingin

Rio Wibawa Jakarta, 13 September 2022, 14:50 WIB   Harga minyak naik hari ini dikarenakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami