Beige Book Amerika Serikat

Jakarta , 18 April 2024 By. Reza Aswin

 

Apa yang terjadi di pasar

Beige Book Amerika Serikat adalah laporan kondisi ekonomi yang dipublikasi kan oleh Federal Reserve bank of New York. Beige book ini dibuat 8 kali dalam setahun dan tadi malam laporan ini sudah dirilis, dimana tujuan dari beige book ini dibuat adalah untuk membantu FOMC dalam membuat keputusan kebijakan moneter. Informasi yang tertuang dalam beige book digunakan untuk menilai kondisi ekonomi saat ini dan untuk memprediksi tren masa depan. Dalam laporan yang dirilis terlihat bahwa ekonomi Amerika Serikat terus tumbuh dengan kecepatan moderat, dimana pasar tenaga kerja kuat, pengeluaran konsumen meningkat dan investasi tetap kuat. Namun angka inflasi masih menjadi masalah dengan adanya suku bunga yang tinggi dan adanya konflik geopolitik global.

Dari isi beige book tersebut dapat disimpulkan bahwa perekonomian di Amerika Serikat dalam keadaan baik baik saja dan tentunya tidak terlepas dari adanya resiko angka inflasi, suku bunga yang tinggi dan konflik geopolitk global yang masih terjadi saat ini. Keadaan ini lah yang akhirnya petinggi Fed dan ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa penurunan angka inflasi untuk mencapai target 2% kemungkinan akan memakan waktu yang lebih lama dari yang diharapkan. Keadaan ini tentunya membuat ekspektasi atas penurunan suku bunga Fed bergeser dari bulan Juni ke bulan September. Berdasarkan indicator CME Group, peluang Fed untuk menurunkan suku bunga pada bulan Mei hanya 4%, Juni 16,9%, Juli 44,4% dan September 71,1%, tetapi indicator ini tidak menunjukan adanya peluang Fed untuk menaikan suku bunga pada rapat FOMC sepanjang tahun ini.

Baca Juga :   Inggris Menempatkan Militer Dalam Siaga Karena Peningkatan Pembelian Menghantam Pasokan Bahan Bakar

Ekspektasi Pasar

Laporan Beige Book Amerika Serikat membuat Dow Jones: Bearish – XAUUSD : Bullish – CHFJPY: Bearish

Trading Plan :

Dow Jones: Bearish

Sell Limit: 38142  – 38759 dengan target 36581 – 37417

Stoploss 39678

Grafik Dow Jones time frame D1

XAUUSD: Bullish

Buy Limit: 2306  – 2351 dengan target 2400 – 2445

Stoploss 2237

Grafik XAUUSD time frame D1

CHFJPY: Bearish

Sell Limit: 169.99  – 170.67 dengan target 167.87 – 168.79

Stoploss 171.90

Grafik CHFJPY time frame D1

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

 

 

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Angka Inflasi Amerika Serikat Mereda

Jakarta , 16 Mei 2024 By. Reza Aswin Apa yang terjadi di pasar Angka inflasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami