Saturday , 27 November 2021

Harga Minyak Yang Tinggi Membuat Laju Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Surabaya,12 November 2021

Oleh: Leo Andre

Editor : Steven G. Tunas

OPEC pada Kamis memangkas perkiraan permintaan minyak dunia untuk kuartal terakhir 2021 karena harga energi yang tinggi menghambat pemulihan dari COVID-19, menunda jadwal untuk kembali ke tingkat penggunaan minyak sebelum pandemi hingga nanti. OPEC mengatakan pihaknya memperkirakan permintaan minyak rata-rata 99,49 juta barel per hari (bph) pada kuartal keempat 2021, turun 330.000 bph dari perkiraan bulan lalu. Perkiraan pertumbuhan permintaan tahun ini dipangkas sebesar 160.000 bph menjadi 5,65 juta bph.

Tentunya hal ini tidak dapat dipisahkan dari tingginya harga minyak ke level tertinggi sejak tiga tahun di atas $86 per barel tahun ini karena OPEC+ hanya secara bertahap meningkatkan pasokan dan permintaan naik, mendorong harga pompa ke level tertinggi dalam beberapa tahun di beberapa pasar. Harga gas alam, listrik, dan batu bara juga melonjak.Laporan tersebut menunjukkan produksi OPEC naik pada Oktober sebesar 220.000 barel per hari menjadi 27,45 juta barel per hari dengan produsen utama Arab Saudi memberikan setengah peningkatan.

Dengan permintaan yang lebih rendah sekarang terlihat, OPEC memperkirakan dunia membutuhkan 28,7 juta barel per hari dari anggotanya pada tahun 2022, turun 100.000 barel per hari dari bulan lalu tetapi masih memungkinkan produksi OPEC yang lebih tinggi.

Dampak Terhadap Pasar: GBP/CAD Bearish

Entry Sell

R1: 1.686671

R2: 1.694605

R3: 1.701818

Take Profit

S1: 1.668401

S2: 1.65992

S3: 1.64703

 

Sumber Berita:

https://www.reuters.com/business/energy/opec-says-high-energy-prices-dampen-q4-demand-2021-11-11/

About Reza Aswin

Check Also

Inflasi Inggris berada di Tingkat Tertinggi dalam 10 Tahun

Rio Wibawa Jakarta, 18 November 2021, 09:17 WIB   Angka data inflasi Inggris yang berada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami