Reaksi Pemerintah Jepang Terhadap Pelemahan Mata Uang yen

Jakarta ,19 Februari 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar
Pemerintah Jepang terlihat mulai beraksi setelah mata uang Yen melemah terhadap mata uang US Dollar pada akhir pekan lalu. Melalui Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki mengatakan bahwa “ Bank of Japan memegang yurisdiksi atas kebijakan moneter, namun akan ada fase dimana suku bunga akan naik”. Pernyataan ini tentunya memberikan arti bahwa Pemerintah Jepang mulai memberikan peringatan kepada Bank of Japan bahwa pelemahan mata uang Yen Jepang mulai mengganggu perekonomian negara tersebut. Pro dan kontrak tentunya akan terjadi atas pelemahan mata uang Yen terhadap pengusaha impor dan ekspor, ditambah adanya data ekonomi terbaru bahwa negara ini mulai tergelincir kedalam resesi. Walaupun demikian dengan angka inflasi yang terus berada diatas 2% selama setahun belakangan ini, maka banyak pelaku pasar memperkirakan bahwa Bank of Japan akan mengakhiri kebijakan suku bunga negative pada bulan April. Pertumbuhan upah di Jepang akan menjadi perhatian para pelaku pasar untuk menentukan kapan BOJ akan keluar dari suku bunga negative.

Baca Juga :   Siap-siap, Pergerakan Pasar Akan Menjadi Tidak Jelas Menjelang Meeting Bank Sentral Minggu Depan

Dari Amerika Serikat dilaporkan bahwa data PPI dan Consumer Sentiment terlihat membaik dan diatas perkiraan pasar, sehingga memberikan gambaran bahwa Fed akan tetap menahan suku bunganya pada pertemuan bulan bulan depan. Minggu ini para pelaku pasar menantikan FOMC Meeting Minutes pada Kamis dini hari.

Ekspektasi Pasar
Pernyataan Menteri Keuangan Jepangl akan membuat pair USDJPY: Bearish – CHFJPY : Bearish – AUDCHF: Bullish

Trading Plan :

USDJPY: Bearish
Sell Limit 150.29  – 151.00 dengan target 148.54 – 149.46
Stoploss 152.30
Grafik USDJPY time frame D1

CHFJPY: Bearish
Sell Limit 170.59  – 171.33 dengan target 168.72 – 169.71
Stoploss 172.45
Grafik CHFJPY time frame D1

AUDCHF: Bullish
Buy Limit 0.5728 – 0.5749 dengan target 0.5767 – 0.5786
Stoploss 0.5695
Grafik AUDCHF time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Euro Central Bank Menahan Suku Bunga

Jakarta , 12 April 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami