Bernanke: Standar Emas Masih Dipermasalahkan

Created on 21 March 2012 Written by Novira Wieke Adriany

Ketua Federal Reserve Ben Bernanke kembali ke kelasnya pada hari Selasa. Dalam kuliah lain mengenai sejarah Fed dan deperesi besar, Bernanke dikhususkan untuk membahas empat bagian yang membahas masalah standar emas.

 Selama bertahun-tahun, anggota kongres yang sekarang juga merupakan calon presiden, Ron Paul berpendapat untuk meniadakan Fed dan kembali kepada sistem dimana dolar AS dapat ditukar dengan emas.

 Amerika Serikat menghapuskan standar emas pada tahun 1933, dan menjauh dari nilai tukar tetap pada 1971. Bernanke membela keputusan tersebut pada hari Selasa, mengatakan standar emas menyia-nyiakan sumber daya.

 “Untuk memiliki standar emas, Anda harus pergi ke Afrika Selatan atau tempat lain dan menggali ton emas dan memindahkannya ke New York dan menaruhnya di basement Federal Reserve Bank of New York dan itu banyak usaha dan kerja , ” katanya.

 “Saya memahami dorongan, tapi saya pikir jika Anda melihat sejarah sebenarnya, Anda akan melihat bahwa standar emas tidak bekerja dengan baik dan bekerja sangat buruk setelah Perang Dunia I,” tambahnya. “Ada sedikit baik bukti bahwa standar emas adalah salah satu alasan utama mengapa Depresi itu begitu dalam dan lama.”

 Kuliah hari Selasa adalah kuliah yang pertama dari  empat bagian di George Washington University. The Fed berencana untuk memposting video penuh secara online.

 Bernanke sudah memiliki sejarah panjang dalam dunia akademis. Sebelum ia bergabung dengan Dewan Federal Reserve Gubernur pada tahun 2002, ia mengajar ekonomi di Universitas Princeton.

About Reza File

To contact the editor responsible for this story : Reza Aswin at PT. ABC Future Indonesia email : rz_aswin@yahoo.com

Check Also

HAWKISH or DOVISH

Reza Aswin –  Jakarta, 3 Mei 2017   HAWKISH or DOVISH Dini hari nanti Pukul …

WhatsApp chat