Banyak Korban Jiwa ditemukan di Kota Bucha yang ditinggalkan Tentara Rusia

Rio Wibawa

Jakarta, 4 April 2022, 11:28 WIB

 

Di kota Bucha, yang terletak di dekat Kyiv, yang telah ditinggalkan oleh tentara Rusia minggu lalu, ditemukan banyak badan-badan tidak bernyawa dari rakyat Ukraina, beberapa ditembak dari jarak dekat dan beberapa dalam kondisi terikat. Kejadian ini membuat pihak Ukraina menuduh pihak Rusia telah melakukan kejahatan perang dengan melakukan tindakan ini. Di sisi lain, pihak Rusia tidak membantah tuduhan ini dan berkata bahwa rakyat Bucha tidak mengalamai kekerasan sama sekali saat tentara Rusia berada di sana dan foto-foto korban jiwa tersebut merupakan tindakan provokasi dari pihak Ukraina. Banyak pihak-pihak seperti AS dan Jerman yang mengutuk tindakan tersebut dan meminta investigasi mendalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht mengatakan bahwa pembahasan mengenai larangan impor gas dari Rusia harus segera dilakukan mengingat kejamnya tindakan ini jika terbukti Rusia melakukannya. Kanselir Jerman, Olaf Scholz, juga mengatakan bahwa dengan adanya kejadian ini, pihak Barat akan memberlakukan sanksi yang lebih berat untuk Rusia. Sementara itu, tentara Rusia mulai meningkatkan penyerangan di kota Kherson, Odesa, dan Mariupol dimana kerusakan terus terjadi dan mengancam nyawa para penduduk kota tersebut. Pembicaraan antara pihak Rusia dan Ukraina akan dilanjutkan hari ini namun tanda-tanda adanya perjanjian damai sangat kecil mengingat apa yang terjadi di kota Bucha dan semakin panasnya keadaan antara kedua belah pihak yang saling menyalahkan.

 

Kesimpulan:

Ditemukannya badan-badan korban jiwa di kota Bucha yang ditinggalkan oleh tentara Rusia akhir minggu lalu membuat keadaan semakin panas dimana pihak Ukraina menuduh pihak Rusia yang melakukannya namun pihak Rusia membantah dan mengatakan semua itu adalah tindakan provokasi dari pihak Ukraina. Adanya keinginan pihak AS untuk memberlakukan sanksi yang lebih berat kepada Rusia dan perkataan Menteri Pertahanan Jerman untuk mulai membahas mengenai larangan impor gas dari Rusia tentu akan membuat situasi semakin panas dan dapat melemahkan mata uang Euro di perdagangan.

 

Efek terhadap Pasar: Tren Bearish untuk EUR

 

Pasangan Pair untuk ditrade: EUR / USD

 

Indikator Angka Ekonomi:

EUR = -3.50

USD = +0.44

 

Timeframe: D1

 

Target Open Posisi

Resistance 3: 1.11963

Resistance 2: 1.11404

Resistance 1: 1.10790

 

Target Take Profit

Support 1: 1.10284

Support 2: 1.09766

Support 3: 1.09048

 

Sumber:

https://www.reuters.com/world/europe/ukraine-claims-control-over-kyiv-region-russia-looks-east-2022-04-03/

https://www.reuters.com/world/europe/ukraine-accuses-russia-war-crimes-after-bodies-found-bound-shot-2022-04-04/

https://www.reuters.com/world/kremlin-warns-west-rouble-for-gas-scheme-is-prototype-2022-04-03/

https://www.reuters.com/world/europe/ukraine-demands-new-russia-sanctions-over-massacre-2022-04-03/

https://www.reuters.com/world/europe/ukraine-accuses-russia-war-crimes-after-bodies-found-bound-shot-2022-04-04/

About Reza Aswin

Check Also

Angka CPI Amerika Serikat Menurun, Namun Masih Melebihi Ekspektasi

Rio Wibawa Jakarta, 12 Mei 2022, 11:59 WIB   Tingkat inflasi Amerika Serikat yang dirilis …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp Hubungi Kami