Berakhirnya Kenaikan Suku Bunga Fed

Jakarta ,22 Februari 2024 By. Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

Kenaikan suku bunga oleh Fed berakhir, setelah dini hari tadi notulen rapat FOMC dirilis. Fed sejak tahun 2022 sampai 2023 telah menaikan suku bunga sebanyak 11 kali, untuk memerangi angka inflasi yang sempat mencapai 9,1%. Dalam notulen rapat FOMC pada tanggal 31 Januari – 1 Februari 2024, tersirat bahwa kebijakan moneter yang diambil sudah berada dalam jalur yang benar, sehingga dapat menekan angka inflasi, sampai ke level 3,1% pada bulan januari 2024. Kedepannya peluang Fed untuk menaikan suku bunga akan menjadi lebih kecil dan para pelaku pasar sedang menunggu Fed akan menurunkan suku bunga. Kapan dan berapa besar penurunan yang akan terjadi, tentunya akan sangat bergantung kepada data ekonomi yang masuk. Sampai saat ini angka inflasi Amerika Serikat masih berada pada level yang relative jauh dari target 2%, sehingga masih dibutuhkan banyak waktu untuk melihat apakah disinflasi sedang berjalan sesuai dengan harapan Fed. Tidak mengubah kebijakan moneter adalah pilihan terbaik menurut Gubernur Fed Jerome Powell, sampai ada keyakinan bahwa angka inflasi tidak kembali naik, sehingga membebani harga barang dan jasa di Amerika Serikat.

Baca Juga :   Ada Apa Dengan Bank Sentral ?

Ditengah ketidakpastian geopolitik serta berakhirnya siklus kenaikan suku bunga oleh Fed, tentunya akan membuat instrument keuangan yang bersifat lindung nilai atau safe haven akan kembali diminati oleh investor kedepannya. Suku bunga yang tinggi, stagflasi dan ancaman resesi global merupakan beberapa factor yang mendorong investor lebih memilih safe haven dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar
Berakhirnya siklus kenaikan suku bunga Fed dan ketidakpastian geopolitik global akan membuat pair XAUUSD: Bullish – Oil WTI : Bullish – USDCAD: Bearish

Trading Plan :

XAUUSD: Bullish
Buy Limit 1980  – 2005 dengan target 2041 – 2062
Stoploss 1940
Grafik XAUUSD time frame D1

Oil WTI: Bullish
Buy Limit 73.45 – 74.87 dengan target 77.39 – 79.00
Stoploss 70.90
Grafik Oil WTI time frame D1

 

USDCAD: Bearish
Sell Limit 1.3497 – 1.3543 dengan target 1.3389 – 1.3447
Stoploss 1.3622
Grafik USDCAD time frame D1

 

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan.

About Reza Aswin

Senior Fundamental Analyst. 20 tahun berkecimpung di dunia trading forex, komoditi, dan hingga kini aktif menjadi analis fundamental.

Check Also

Euro Central Bank Menahan Suku Bunga

Jakarta , 12 April 2024 By. Reza Aswin   Apa yang terjadi di pasar Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami