Saturday , 25 September 2021

Dollar Australia masih tertekan oleh buruknya kondisi covid-19, Anjloknya harga komoditas unggulan, dan buruknya data ekonomi Cina

Bandung, Rabu 17 Agustus 2021 Pukul 08.00 WIB oleh Irwan Redyawan

Pemerintah Australia masih kewalahan mengatasi permasalahan covid-19 yang terus meningkat akibat penyebaran virus corona varian Delta. Australia melaporkan peningkatan kasus harian covid-19 bertambah menjadi 512 kasus baru. Sydney melaporkan rekor angka kematian harian terbesar selama pandemi disaat lockdown yang berjalan selama 2 bulan terakhir. Penguncian masih berlangsung di Sydney, Melbourne, Canberra dan Darwin hingga 2 pekan kedepan atau sampai bulan akhir bulan Agustus 2021. di tambah dengan harga komoditas penting unggulan dari negara Australia yang harganya anjlok seperti tembaga dan bijih besi. Harga tembaga anjlok ke posisi terendah selama 2 pekan sedangkan bijih besi anjlok ke posisi terendah dalam 5 bulan.

Sementara itu data prelim PDB Jepang menunjukkan ekonomi tumbuh 1,3% secara tahunan di triwulan ke-2, jauh lebih baik dari ekspektasi pasar sebesar 0,7% dan bergeser dari kontraksi 0,9% di triwulan ke-1. Rebound ekonomi tersebut didukung oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi bisnis, dan pengeluaran pemerintah, di tengah pemulihan ekonomi dari gangguan virus corona menyusul percepatan vaksinasi virus.

Indeks dolar menguat di pasar uang Asia setelah rebound sesi global berturut-turut sebelumnya terangkat oleh kuatnya sentimen perdagangan safe haven selain didapat dari buruknya data ekonomi Cina yang melemahkan momentum pertumbuhan ekonomi global serta permasalahan geopolitik yang menimpa Afghanistan setelah tentara Taliban mengambil alih istana Presiden.

Efek Terhadap Pasar

Pair AUD melemah dikarenakan negara Australia masih dalam penguncian sampai akhir bulan Agustus ini, selain oleh kuatnya sentimen perdagangan safe haven yang menguntungkan dolar AS dan yen Jepang. sehingga diperkirakan kedepannya pasangan pair AUDUSD  dan AUDJPY akan melemah.

Trading  Plan :

Sell Limit AUDUSD 0.73647 s/d  0.74185    Take profit diantara 0.73019 s/d   0.72571

Sell Limit AUDJPY  80.695  s/d  81.682   Take profit diantara 79.708  s/d  78.721

 

 

 

Grafik AUDUSD  timeframe D1 (daily)

Grafik AUDJPY timeframe D1 (daily)

 

About Reza Aswin

Check Also

Harga Gas kembali menguat yang berdampak kepada Ekonomi inggris

Surabaya,20 September 2021 Oleh:Leo Andre Inggris pada Sabtu mengatakan akan bekerja sama dengan industri energi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami